Pembalap Muda Indonesia Kiandra Ramadhipa Siap Berlaga di FIM Moto3 Junior World Championship 2026

Pembalap berbakat Indonesia, Kiandra Ramadhipa, akan memulai debutnya di FIM Moto3 Junior World Championship 2026 pada Mei mendatang, membawa harapan bangsa di kancah balap dunia.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Pembalap Muda Indonesia Kiandra Ramadhipa Siap Berlaga di FIM Moto3 Junior World Championship 2026
Pembalap berbakat Indonesia, Kiandra Ramadhipa, akan memulai debutnya di FIM Moto3 Junior World Championship 2026 pada Mei mendatang, membawa harapan bangsa di kancah balap dunia. (AntaraNews)

Pembalap muda berbakat Indonesia, Kiandra Ramadhipa, dipastikan akan berkompetisi dalam ajang FIM Moto3 Junior World Championship 2026. Ajang balap bergengsi ini dijadwalkan akan dimulai pada tanggal 24 Mei mendatang. Kiandra akan menjadi satu-satunya perwakilan Indonesia di kejuaraan tersebut.

Dengan usia yang baru menginjak 16 tahun, Kiandra Ramadhipa akan memperkuat tim Honda Asia-Dream Racing Junior. Ia akan bersaing ketat dengan 29 pembalap lainnya dari berbagai negara di seluruh dunia. Keikutsertaannya ini menjadi langkah penting dalam karier balapnya.

Kejuaraan FIM Moto3 Junior World Championship dikenal sebagai salah satu gerbang utama menuju kelas Moto3 di ekosistem MotoGP. Partisipasi Kiandra diharapkan dapat mengikuti jejak pembalap Indonesia lainnya yang telah lebih dulu menembus ajang balap dunia. Ini adalah tantangan besar bagi Kiandra.

Perjalanan Kiandra Menuju Moto3 Junior

Kiandra Ramadhipa secara resmi telah terdaftar dalam daftar pembalap tetap sementara untuk FIM Moto3 Junior World Championship 2026. Namanya tercantum dalam laman resmi Federasi Sepeda Motor Internasional (FIM) per Rabu, 25 Maret. Ini menegaskan kesiapan Kiandra menghadapi kompetisi global.

Sebagai satu-satunya pembalap Indonesia, Kiandra akan bergabung dengan empat pembalap Asia lainnya di ajang ini. Mereka adalah Yaroslav Karpushin dari Kirgistan, Seiryu Ikegami dan Ryota Ogiwara dari Jepang, serta Kiattisak Singhapong dari Thailand. Mereka semua akan membawa nama Asia di kancah balap junior.

Kejuaraan ini menjadi kesempatan emas bagi Kiandra untuk menunjukkan talentanya di panggung internasional. Ia berambisi untuk menyusul jejak Veda Ega Pratama, pembalap Indonesia yang telah lebih dulu berkompetisi di Moto3 mulai musim 2026. Performa Kiandra akan menjadi sorotan utama.

Rekam Jejak Gemilang Pembalap Muda Yogyakarta

Kiandra Ramadhipa, pembalap asal DI Yogyakarta, telah menunjukkan bakat luar biasa sejak usia muda. Ia telah mengukir berbagai prestasi gemilang di kancah balap internasional. Prestasi ini menjadi modal berharga baginya untuk bersaing di Moto3 Junior.

Pada tahun 2025, Kiandra berhasil menempati posisi kelima dalam klasemen akhir European Talent Cup. Pencapaian ini sangat impresif mengingat ia berstatus sebagai debutan di ajang tersebut. Ia bahkan berhasil memenangi dua seri balapan sepanjang musim.

Di tahun yang sama, Kiandra juga tampil cemerlang di Red Bull Rookies Cup 2025, mengakhiri musim di posisi kedelapan klasemen akhir. Ia sempat meraih podium kedua dalam salah satu seri balapan, menunjukkan konsistensi performanya. Rekan senegaranya, Veda Pratama, menduduki urutan kedua di ajang tersebut.

Jadwal Balapan FIM Moto3 Junior World Championship 2026

Musim FIM Moto3 Junior World Championship 2026 akan menyajikan serangkaian balapan menarik di beberapa sirkuit ikonik Eropa. Para penggemar balap motor dapat menantikan aksi Kiandra Ramadhipa di berbagai lintasan. Setiap seri akan menjadi tantangan baru bagi para pembalap muda.

Seri pembuka akan digelar di Sirkuit Barcelona-Catalunya, Spanyol, pada 24 Mei. Kemudian, para pembalap akan melanjutkan persaingan di Portugal, Spanyol lagi, Prancis, dan kembali ke Spanyol untuk beberapa seri berikutnya. Musim akan ditutup di Italia.

  • 24 Mei: Sirkuit Barcelona-Catalunya (Spanyol)
  • 14 Juni: Sirkuit Do Estoril (Portugal)
  • 5 Juli: Sirkuit Jerez (Spanyol)
  • 26 Juli: Sirkuit Nevers Magny Cours (Prancis)
  • 6 September: Sirkuit Ricardo Tormo (Spanyol)
  • 27 September: Sirkuit Aragon (Spanyol)
  • 18 Oktober: Sirkuit Misano (Italia)

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi