Kemhan-TNI Siapkan Langkah Efisiensi BBM, Termasuk Penyesuaian Hari Kerja

Rico mejelaskan, efisiensi difokuskan pada aspek pendukung, sementara operasional strategis dan kesiapsiagaan pertahanan.

Muhammad Radityo Priyasmoro
Kemhan-TNI Siapkan Langkah Efisiensi BBM, Termasuk Penyesuaian Hari Kerja
Kemhan-TNI Siapkan Langkah Efisiensi BBM, Termasuk Penyesuaian Hari Kerja (Merdeka.com)

Kementerian Pertahanan (Kemhan) bersama Tentara Nasional Indonesia (TNI) menyiapkan langkah efisiensi penggunaan bahan bakar minyak (BBM) secara terukur dan bertahap sebagai bentuk antisipasi terhadap dinamika geopolitik global yang berpotensi memengaruhi stabilitas energi.

Karo Info Kementerian Pertahanan, Rico Sirait mengatakan, kebijakan tersebut sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang menekankan pentingnya langkah proaktif dan efisiensi nasional tanpa mengganggu pelayanan publik maupun kesiapsiagaan negara. 

"Pemerintah memandang perlunya mitigasi dini guna menjaga stabilitas ekonomi dan ketahanan nasional. Sebagai tindak lanjut, Kemhan dan TNI melakukan penyesuaian internal yang bersifat administratif dan manajerial," ujar Rico seperti dikutip dari keterangan diterima, Rabu (25/3).

Rico mejelaskan, efisiensi difokuskan pada aspek pendukung, sementara operasional strategis dan kesiapsiagaan pertahanan tetap menjadi prioritas utama dan dijaga secara optimal.

"Langkah-langkah yang disiapkan mencakup pengaturan penggunaan sumber daya secara lebih efektif dan berbasis prioritas, termasuk dalam operasional alutsista dan mobilitas dinas. Seluruh kebijakan dilaksanakan secara adaptif, terukur dan bertahap sesuai kebutuhan masing-masing satuan kerja," tegas Rico.

Penyesuaian Hari Kerja

Rico menuturkan, beberapa hal yang sedang disiapkan antara lain penyesuaian hari kerja dari lima hari menjadi empat hari pada fungsi-fungsi tertentu yang memungkinkan, pengaturan penggunaan alutsista berdasarkan indeks prioritas dan kebutuhan operasi, serta pembatasan penggunaan kendaraan dinas dan angkutan jemputan pegawai dengan tetap memperhatikan efektivitas pelaksanaan tugas.

"Kemhan menegaskan bahwa efisiensi ini merupakan wujud kesiapsiagaan dan disiplin dalam pengelolaan sumber daya strategis, bukan karena kondisi darurat," catat Rico. 

Sebagai informasi, pemerintah menegaskan cadangan energi nasional saat ini tetap dalam kondisi aman. Karenanya melalui langkah ini, Kemhan dan TNI mengajak seluruh elemen untuk bersama-sama memperkuat ketahanan nasional dengan mengedepankan efisiensi, tanggung jawab, dan semangat bela negara.

Rekomendasi