Halal Bihalal Donggala: Perkuat Sinergi Pendidik dan Warga untuk Kemajuan Pendidikan

Momentum Halal Bihalal di Donggala menjadi ajang penting untuk mempererat silaturahim antara pemerintah daerah, tenaga pendidik, dan masyarakat, sekaligus memperkuat sinergi demi kemajuan pendidikan di Kabupaten Donggala.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Halal Bihalal Donggala: Perkuat Sinergi Pendidik dan Warga untuk Kemajuan Pendidikan
Momentum Halal Bihalal di Donggala menjadi ajang penting untuk mempererat silaturahim antara pemerintah daerah, tenaga pendidik, dan masyarakat, sekaligus memperkuat sinergi demi kemajuan pendidikan di Kabupaten Donggala. (AntaraNews)

Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Donggala, Ansyar Sutiadi, menegaskan pentingnya momentum Halal Bihalal sebagai sarana mempererat silaturahim. Kegiatan ini melibatkan berbagai elemen masyarakat di Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah. Tujuannya adalah memperkuat hubungan antara pemerintah daerah, tenaga pendidik, dan warga.

Acara yang berlangsung di Banawa pada Senin, 23 Maret, ini dimanfaatkan untuk saling memaafkan setelah Idul Fitri. Ansyar Sutiadi menekankan bahwa kebersamaan di lingkungan pendidikan harus terus ditingkatkan. Hal ini diharapkan dapat menjadi fondasi kuat bagi kemajuan sektor pendidikan di wilayah tersebut.

Partisipasi dalam Halal Bihalal ini sangat luas, mulai dari masyarakat umum hingga pejabat tinggi daerah. Kehadiran Bupati dan Wakil Bupati Donggala menunjukkan dukungan penuh pemerintah daerah. Sinergi yang terjalin diharapkan mampu mendorong inovasi dan peningkatan kualitas pendidikan di Donggala.

Mempererat Silaturahim dan Sinergi Pendidikan

Ansyar Sutiadi menyatakan bahwa Halal Bihalal merupakan kesempatan berharga untuk memperkuat kebersamaan. Terutama di lingkungan pendidikan Kabupaten Donggala, momen ini diharapkan dapat meningkatkan sinergi. Tujuannya jelas, yaitu memajukan sektor pendidikan secara berkelanjutan.

Acara tersebut dihadiri oleh beragam pihak, termasuk pegawai dan pejabat lingkup Disdikpora serta Pemerintah Kabupaten Donggala. Selain itu, guru dan kepala sekolah dari jenjang PAUD hingga SMP turut hadir. Komunitas kepemudaan di daerah juga menjadi bagian penting dari kegiatan ini, menunjukkan partisipasi aktif seluruh lapisan masyarakat.

Kehadiran Bupati dan Wakil Bupati Donggala, serta kepala-kepala dinas, semakin mengukuhkan komitmen pemerintah daerah. Asisten Deputi Bina Kepemudaan Badan Usaha dan Swasta Kementerian Pemuda dan Olahraga juga turut hadir. Ini menunjukkan dukungan lintas sektor untuk pengembangan pendidikan dan kepemudaan di Donggala.

Inovasi Pendidikan dengan Teknologi AI di Donggala

Selain mempererat silaturahim, momentum ini juga menjadi latar belakang informasi penting mengenai inovasi pendidikan. Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) telah menetapkan tiga sekolah di Donggala. Sekolah-sekolah ini akan menerapkan pembelajaran berbasis kecerdasan buatan (AI) atau artificial intelligence.

Inisiatif ini merupakan langkah maju dalam modernisasi sistem pendidikan di Kabupaten Donggala. Penerapan AI diharapkan mampu meningkatkan kualitas pembelajaran. Tujuannya adalah mempersiapkan peserta didik menghadapi tantangan era digital.

Tiga sekolah yang terpilih untuk program percontohan AI ini adalah Sekolah Dasar Negeri 4 Banawa, Sekolah Menengah Pertama Negeri 2 Banawa Selatan, dan SMP Negeri 1 Rio Pakava. Pemilihan sekolah-sekolah ini menandai komitmen serius terhadap pengembangan pendidikan berbasis teknologi. Ini juga menunjukkan potensi Donggala sebagai pionir dalam adopsi teknologi pendidikan.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi