Ribuan remaja masjid di Lombok Tengah memeriahkan pawai lampion pada malam Idul Fitri 1447 Hijriah, Jumat (20/3) malam. Acara ini menjadi tradisi tahunan yang dinanti-nantikan untuk menyambut hari kemenangan setelah sebulan penuh berpuasa.
Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), menjadi penyelenggara utama pawai akbar ini di Kota Praya. Peserta pawai terdiri dari 34 kelompok remaja masjid dari berbagai desa dan kelurahan di Kecamatan Praya serta beberapa kecamatan lainnya di Lombok Tengah.
Pawai lampion takbiran ini bukan sekadar perayaan, melainkan simbol kemenangan umat Islam setelah menjalani ibadah puasa Ramadan. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi antarwarga dan remaja masjid di wilayah tersebut.
Advertisement
Advertisement
Kemeriahan Ribuan Peserta Pawai Lampion Lebaran
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Lombok Tengah, Lalu Herdan, menjelaskan bahwa pawai ini diikuti oleh puluhan kelompok remaja masjid. Mereka berasal dari desa dan kelurahan di Kecamatan Praya serta beberapa desa dari kecamatan lain di Lombok Tengah. Ribuan peserta pawai menunjukkan antusiasme tinggi dalam menyemarakkan malam takbiran.
Para remaja, yang merupakan generasi penerus bangsa, bersemangat mengikuti pawai keliling dengan membawa berbagai atribut. Lampion-lampion indah, bedug yang ditabuh, dan miniatur masjid menghiasi sepanjang jalan. Pemandangan ini menciptakan suasana meriah dan penuh suka cita di Kota Praya.
Pawai takbiran ini menjadi bagian tak terpisahkan dari malam menjelang Idul Fitri. Selain di tingkat kabupaten, kemeriahan serupa juga terlihat di beberapa desa yang tersebar di 12 kecamatan di Lombok Tengah. Ini menunjukkan betapa kuatnya tradisi dan semangat kebersamaan dalam menyambut hari raya.
Advertisement
Advertisement
Perubahan Rute Strategis Pawai Lampion
Rute lomba gema takbir Idul Fitri dan Pawai Lampion Lebaran 2026 dimulai dari pendopo Bupati Lombok Tengah. Para peserta kemudian bergerak menuju jalan simpang empat Masjid Agung, sebelum akhirnya finis di depan pendopo Wakil Bupati Lombok Tengah. Perubahan rute ini dilakukan untuk kenyamanan dan kelancaran acara.
Lalu Herdan menjelaskan bahwa jalan depan pendopo Wakil Bupati Lombok Tengah kini ditetapkan sebagai lokasi kegiatan rutin seperti pawai. Jalur ini dinilai cukup strategis dan lebih kondusif untuk kegiatan berskala besar. Keputusan ini diambil setelah evaluasi rute-rute sebelumnya.
Jalan protokol Gajah Mada, yang sebelumnya kerap digunakan, tidak lagi menjadi jalur pawai utama. Akses tersebut merupakan jalur menuju Bandara Internasional Lombok, dan penggunaannya untuk pawai seringkali menimbulkan keluhan masyarakat. Pengalihan rute diharapkan dapat mengurangi kemacetan dan gangguan lalu lintas.
Advertisement
“Jalan jalur dua itu terlalu ramai, sehingga untuk kegiatan besar ke depan dialihkan di jalan depan Pendopo Wakil Bupati hingga pendopo Bupati Lombok Tengah,” kata Lalu Herdan. Ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah untuk memberikan pengalaman pawai yang lebih baik bagi peserta dan penonton.
Advertisement
Semangat Idul Fitri dan Antusiasme Warga
Pawai lampion takbiran ini merupakan simbol kemenangan setelah sebulan penuh menjalani ibadah puasa Ramadan. Lebih dari itu, kegiatan ini juga menjadi ajang untuk meningkatkan tali silaturahmi antarwarga. Kebersamaan yang terjalin selama pawai mencerminkan semangat persatuan di tengah masyarakat.
Antusiasme warga terlihat jelas di sepanjang ruas jalan di Lombok Tengah. Mereka berjejer rapi di pinggir jalan untuk menyaksikan kemeriahan pawai lampion. Banyak di antara mereka yang mengabadikan momen tersebut menggunakan ponsel, baik untuk mengambil foto maupun video, yang kemudian dibagikan di media sosial.
Meskipun arus lalu lintas di beberapa ruas jalan sempat terlihat macet akibat kegiatan pawai, keamanan tetap terjaga. Personel gabungan TNI-Polri dilibatkan dalam operasi pengamanan Rinjani Lebaran 2026. Kehadiran mereka memastikan kelancaran dan keselamatan seluruh rangkaian acara.
Advertisement
Malam takbiran semakin semarak dengan letusan kembang api yang menghiasi langit di sepanjang jalan di Lombok Tengah. Gema takbir terus berkumandang, baik dari para peserta pawai maupun dari jamaah masjid di seluruh wilayah Kabupaten Lombok Tengah. Ini menciptakan suasana sakral sekaligus meriah menjelang Hari Raya Idul Fitri.
Sumber: AntaraNews