Kronologi Kecelakaan Tragis di Lampung yang Tewaskan Seorang Pengendara Motor

Warga setempat yang menyaksikan peristiwa tersebut segera memberikan bantuan dan menghubungi layanan ambulans untuk meminta pertolongan.

Ardi Munthe
Oleh Ardi Munthe - Reporter
Kronologi Kecelakaan Tragis di Lampung yang Tewaskan Seorang Pengendara Motor
Kecelakaan lalu lintas melibatkan dua sepeda motor terjadi di Jalan Sisingamangaraja, Gedong Air, Kecamatan Tanjung Karang Barat (Istimewa) (© 2026 Liputan6.com)

Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan dua sepeda motor terjadi di Jalan Sisingamangaraja, Gedong Air, Kecamatan Tanjung Karang Barat, Kota Bandar Lampung pada malam hari, tepatnya Kamis (19/3/2026).

Dalam insiden tersebut, satu pengendara dinyatakan meninggal dunia, sementara pengendara lainnya mengalami cedera parah.

Peristiwa tragis ini terjadi saat arus lalu lintas di area tersebut sedang ramai. Menurut keterangan dari warga setempat, kecelakaan dimulai ketika pengendara sepeda motor berusaha menyeberang jalan untuk masuk ke sebuah gang.

Namun, dari arah berlawanan, melaju pengendara lain yang diketahui sebagai driver layanan pesan antar makanan ShopeeFood. Ketika jarak antara kedua kendaraan sudah sangat dekat, tabrakan yang keras pun tidak dapat dihindari.

"Saat itu pengendara BeAT mau menyeberang ke gang, lalu dari arah depan ada driver ShopeeFood. Karena sudah dekat, langsung tabrakan," ungkap Dimas, seorang saksi mata di lokasi kejadian, pada hari Jumat (20/3).

Akibat benturan yang keras, kedua pengendara terjatuh dan mengalami luka serius. Warga di sekitar yang menyaksikan kejadian tersebut segera memberikan pertolongan dan menghubungi ambulans untuk membawa mereka ke rumah sakit.

Kedua korban segera dibawa ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan. Sayangnya, pengendara sepeda motor Honda BeAT tidak dapat diselamatkan dan dinyatakan meninggal dunia akibat luka yang sangat parah.

"Satu orang meninggal dunia, pengendara BeAT. Sementara itu, driver ShopeeFood mengalami luka dan sempat mengeluarkan darah dari hidung namun masih dalam keadaan sadar saat dibawa ke rumah sakit," ucap Dimas.

Kapolresta Bandar Lampung, Alfred Jacob Tilukay, mengonfirmasi bahwa satu korban meninggal dunia setelah mendapatkan perawatan medis.

"Korban dalam kondisi kritis saat dievakuasi ke rumah sakit. Namun, karena luka berat yang dialami, korban dinyatakan meninggal dunia," jelasnya.

Kejadian ini menambah catatan kecelakaan lalu lintas yang terjadi di wilayah tersebut, yang semakin memprihatinkan bagi keselamatan berkendara di jalan raya.

Saat ini, pihak kepolisian tengah melakukan penyelidikan untuk memastikan urutan kejadian yang tepat terkait kecelakaan tersebut.

Mereka juga sedang memeriksa saksi-saksi serta mengumpulkan barang bukti di lokasi kejadian untuk mendapatkan informasi yang akurat.

"Kami mengimbau seluruh pengguna jalan agar lebih berhati-hati, khususnya saat menyeberang atau berbelok, guna menghindari kecelakaan serupa," tandasnya.

Hal ini penting untuk meningkatkan keselamatan di jalan raya dan mencegah terulangnya insiden yang tidak diinginkan.

Rekomendasi