Perumda Dharma Jaya, sebuah perusahaan daerah milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, berencana membangun fasilitas kandang sapi baru di kawasan Ciangir, Kabupaten Tangerang, Banten. Proyek ini bertujuan untuk secara signifikan meningkatkan kapasitas penampungan sapi. Pembangunan ini merupakan langkah strategis dalam upaya mencukupi kebutuhan daging di wilayah DKI Jakarta.
Direktur Utama Perumda Dharma Jaya, Raditya Endra Budiman, menjelaskan bahwa tahap awal pembangunan akan meliputi kandang dan gudang pengolahan pakan. Ke depannya, kawasan ini diharapkan akan berkembang menjadi fasilitas peternakan terintegrasi yang modern. Inisiatif ini diharapkan dapat mengatasi keterbatasan kapasitas yang ada saat ini.
Langkah ini diambil mengingat pada tahun 2026, Perumda Dharma Jaya menargetkan untuk mendatangkan sapi impor sebanyak 7.500 ekor. Dari jumlah tersebut, sebanyak 3.119 ekor sapi telah berhasil masuk ke Jakarta. Pembangunan kandang baru ini menjadi krusial untuk mendukung target impor dan menjaga stabilitas pasokan daging bagi warga Ibu Kota.
Advertisement
Advertisement
Kapasitas kandang yang dimiliki Perumda Dharma Jaya saat ini tidak memungkinkan pengadaan sapi secara maksimal. Perusahaan hanya memiliki lahan seluas 12 hektare di Serang yang sebelumnya mampu menampung hingga 5.000 ekor sapi. Namun, peruntukan lahan tersebut telah berubah, sehingga tidak lagi dapat digunakan sebagai kandang.
Keterbatasan ini menjadi penghambat utama dalam memenuhi target impor sapi yang telah ditetapkan. Sebelumnya, karena keterbatasan kandang, Perumda Dharma Jaya hanya mampu mendatangkan sekitar 590 ekor sapi dalam satu periode pengadaan. Kondisi ini menyoroti urgensi pembangunan fasilitas baru yang lebih memadai.
Dengan adanya kandang baru di Ciangir, diharapkan kapasitas pemasukan sapi dapat meningkat secara signifikan. Targetnya, fasilitas ini mampu menampung hingga 1.000 ekor sapi dalam satu periode pengadaan. Peningkatan ini vital untuk memastikan ketersediaan stok daging yang stabil di DKI Jakarta.
Advertisement
Advertisement
Pembangunan kandang sapi baru akan dilakukan di wilayah Ciangir, Kabupaten Tangerang, Banten. Kawasan ini menawarkan potensi besar dengan luas total sekitar 100 hektare. Dari luasan tersebut, 20 hektare telah digunakan oleh lembaga pemasyarakatan.
Dari sisa lahan sekitar 70 hektare, Perumda Dharma Jaya berencana memanfaatkan sekitar 40 hektare untuk pengembangan kawasan peternakan. Pemilihan lokasi ini dianggap strategis karena mendukung budidaya sapi. Lokasi yang lebih dekat dan kondisi lingkungan yang mendukung menjadi pertimbangan utama.
Pengembangan ini tidak hanya sebatas kandang, tetapi juga akan mencakup gudang pengolahan pakan. Rencana jangka panjang adalah menciptakan kawasan peternakan terintegrasi. Hal ini akan mendukung efisiensi operasional dan keberlanjutan pasokan daging.
Advertisement
Advertisement
Direktur Utama Perumda Dharma Jaya menyatakan bahwa dengan kandang yang lebih luas, diharapkan stok sapi dapat bertambah. Penambahan stok ini akan berperan penting dalam menjaga ketahanan pangan, khususnya pasokan daging. Langkah ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk memastikan ketersediaan bahan pangan.
Fasilitas baru ini diharapkan dapat mengatasi kendala pasokan daging yang sering terjadi. Ketersediaan daging yang cukup dan stabil merupakan salah satu indikator utama ketahanan pangan suatu wilayah. DKI Jakarta, sebagai Ibu Kota, memiliki kebutuhan konsumsi daging yang tinggi.
Dengan kapasitas penampungan yang lebih besar, Perumda Dharma Jaya dapat lebih optimal dalam mendatangkan sapi. Hal ini akan berkontribusi pada stabilitas harga dan ketersediaan daging di pasar DKI Jakarta. Pembangunan ini menjadi investasi penting untuk masa depan ketahanan pangan Ibu Kota.
Advertisement
Sumber: AntaraNews