Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan (Barantin) Sulawesi Utara memperketat pengawasan komoditas pangan di wilayahnya. Langkah strategis ini diambil untuk menjaga keamanan serta mutu pangan yang beredar di masyarakat. Terutama menjelang dan selama bulan suci Ramadhan hingga perayaan Idul Fitri mendatang.
Kepala Karantina Sulawesi Utara, Agus Mugiyanto, menegaskan komitmen lembaganya dalam penguatan biosekuriti. Pengawasan intensif ini dilakukan di seluruh pintu pemasukan dan pengeluaran, termasuk pelabuhan laut dan bandara. Hal ini penting mengingat tren peningkatan arus distribusi barang dan mobilitas penumpang yang signifikan.
Petugas karantina meningkatkan pemeriksaan fisik dan dokumen komoditas pangan secara rutin 24 jam sehari, tujuh hari seminggu. Peningkatan intensitas ini bertujuan untuk memastikan setiap bahan pangan yang masuk dan keluar Sulawesi Utara benar-benar sehat. Selain itu juga aman dan bebas dari berbagai hama penyakit berbahaya.
Advertisement
Advertisement
Barantin Sulawesi Utara secara konsisten menjalankan tugas penguatan biosekuriti pangan. Upaya ini dilakukan untuk memastikan keamanan dan mutu pangan bagi masyarakat tetap terjaga optimal. Peningkatan arus distribusi barang dan mobilitas penumpang selama Ramadhan hingga Idul Fitri menjadi fokus utama pengawasan yang tidak bisa ditawar.
Agus Mugiyanto menjelaskan bahwa kesiapsiagaan petugas karantina sebenarnya berjalan rutin 24 jam sehari, tujuh hari seminggu. Namun, pada masa hari besar keagamaan ini, intensitas pemeriksaan fisik dan dokumen semakin ditingkatkan secara signifikan. Ini menunjukkan komitmen kuat Barantin terhadap perlindungan konsumen dan kesehatan publik.
Peningkatan pengawasan Pengawasan Pangan Ramadhan Sulawesi Utara ini bertujuan untuk menjamin setiap bahan pangan yang keluar masuk wilayah Sulawesi Utara sehat dan aman. Komoditas pangan juga harus bebas dari Hama Penyakit Hewan Karantina (HPHK), Hama Penyakit Ikan Karantina (HPIK), maupun Organisme Pengganggu Tumbuhan Karantina (OPTK). Seluruh upaya ini demi kenyamanan dan ketenangan masyarakat dalam mengonsumsi bahan pangan.
Advertisement
Advertisement
Karantina Sulawesi Utara menegaskan kesiapsiagaannya sepanjang Ramadhan hingga Idul Fitri nanti. Tugas pengawasan ini terus diperkuat demi memastikan pasokan pangan yang berkualitas dan terjamin keamanannya. Masyarakat diharapkan tidak perlu khawatir mengenai kualitas bahan makanan yang beredar di pasaran.
Agus Mugiyanto menambahkan, pihaknya ingin masyarakat merasa tenang dan nyaman dalam menjalankan ibadah puasa. Bahan pangan yang dilalulintaskan antarpulau, terutama untuk keperluan sahur dan berbuka, telah melalui pemeriksaan karantina yang ketat dan berlapis. Ini adalah bagian dari tanggung jawab Barantin untuk melindungi konsumen.
Upaya penguatan Pengawasan Pangan Ramadhan Sulawesi Utara ini akan terus disiagakan tanpa henti. Aktivitas pemeriksaan akan berlanjut hingga puncak arus mudik dan balik Lebaran mendatang. Komitmen ini menunjukkan dedikasi Barantin dalam menjaga stabilitas pasokan dan keamanan pangan regional secara berkelanjutan.
Advertisement
Sumber: AntaraNews