Tim SAR Temukan Dua Remaja Tenggelam di Sungai Grobogan, Jenazah Diserahkan ke Keluarga

Dua remaja dilaporkan tenggelam saat bermain di sungai Grobogan akhirnya ditemukan tim SAR gabungan dalam kondisi meninggal dunia, mengakhiri pencarian yang berlangsung sejak Rabu.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Tim SAR Temukan Dua Remaja Tenggelam di Sungai Grobogan, Jenazah Diserahkan ke Keluarga
Dua remaja dilaporkan tenggelam saat bermain di sungai Grobogan akhirnya ditemukan tim SAR gabungan dalam kondisi meninggal dunia, mengakhiri pencarian yang berlangsung sejak Rabu. (AntaraNews)

Tim SAR gabungan berhasil menemukan dua remaja yang dilaporkan tenggelam di Sungai Dukuh Ngambleg, Tegowanu, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah. Kedua korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia setelah upaya pencarian intensif selama dua hari. Peristiwa tragis ini menyisakan duka mendalam bagi keluarga korban serta masyarakat setempat.

Korban diidentifikasi sebagai Levi Hengki Kurniawan dan Adi Aryaguna, keduanya merupakan warga Desa Tanjungharjo, Kecamatan Tegowanu, Grobogan. Mereka dilaporkan hilang setelah terseret arus sungai yang deras saat bermain di tepian. Insiden memilukan ini terjadi pada Rabu (18/2) dan memicu operasi pencarian besar-besaran melibatkan berbagai unsur.

Kepala Kantor SAR Semarang, Budiono, mengonfirmasi bahwa pencarian dilakukan hingga Jumat dini hari. Jenazah kedua remaja tersebut telah berhasil dievakuasi dan selanjutnya diserahkan kepada pihak keluarga untuk proses pemakaman yang layak. Kedalaman sungai sekitar dua meter dengan arus kuat menjadi faktor utama dalam insiden tenggelam ini, membuat korban sulit menyelamatkan diri.

Penemuan Korban Pertama Remaja Tenggelam Grobogan

Upaya pencarian terhadap korban tenggelam di Sungai Dukuh Ngambleg telah dilakukan sejak Rabu (18/2) hingga Kamis (19/2) malam. Tim SAR gabungan, terdiri dari berbagai elemen, bekerja tanpa henti menyisir area sungai yang luas. Fokus utama pencarian adalah menemukan kedua remaja yang terseret arus deras tersebut secepat mungkin.

Korban Adi Aryaguna ditemukan pertama kali pada Kamis sekitar pukul 21.15 WIB. Penemuan ini memberikan titik terang setelah berjam-jam pencarian yang melelahkan dan penuh tantangan. Jasad Adi ditemukan sekitar 3,5 kilometer dari lokasi awal ia dilaporkan hilang, menunjukkan seberapa jauh korban terbawa arus sungai.

Budiono menjelaskan bahwa penemuan Adi Aryaguna menjadi momentum penting bagi tim penyelamat. Kondisi medan dan arus sungai yang cukup kuat menyulitkan proses evakuasi jenazah. Namun, berkat kerja keras dan koordinasi yang baik dari seluruh tim, jenazah berhasil diangkat dan diidentifikasi dengan cepat.

Korban Kedua Ditemukan Setelah Pencarian Intensif

Pencarian korban kedua, Levi Hengki Kurniawan, kembali dilanjutkan hingga Jumat dini hari tanpa henti. Tim SAR tidak menyerah meskipun kondisi gelap gulita dan tantangan lainnya yang muncul di lapangan. Mereka terus menyisir setiap sudut sungai dengan harapan menemukan korban lainnya.

Levi Hengki Kurniawan akhirnya ditemukan pada pukul 01.30 WIB di titik sekitar 3,6 kilometer dari lokasi pertama kali dilaporkan hilang. Jarak penemuan yang cukup jauh ini secara jelas menunjukkan seberapa kuat arus sungai saat kejadian tragis tersebut. Penemuan ini secara resmi mengakhiri operasi pencarian yang telah berlangsung selama dua hari penuh.

Kedua remaja berusia 15 tahun tersebut dilaporkan tenggelam ketika sedang bermain sambil mandi di tepian sungai. Arus sungai yang kuat dengan kedalaman sekitar 2 meter menyebabkan mereka dengan cepat terseret ke tengah. Jenazah kedua korban kini telah diserahkan kepada keluarga masing-masing untuk dimakamkan sesuai dengan adat dan kepercayaan.

Insiden ini menjadi pengingat penting akan bahaya bermain di sungai, terutama saat arus sedang kuat. Masyarakat diimbau untuk selalu berhati-hati dan mengawasi anak-anak saat berada di dekat perairan. Peringatan dini mengenai kondisi sungai juga perlu diperhatikan untuk mencegah kejadian serupa di masa mendatang.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi