Banjarmasin – Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Selatan (Kemenag Kalsel) secara tegas meminta agar pelaksanaan Seleksi Nasional Penerimaan Murid Baru Program Keagamaan (SNPMB PK) di tingkat madrasah aliyah negeri (MAN) dapat dilakukan secara berintegritas. Penerapan ini berlaku untuk tahun pelajaran 2026/2027, dengan penekanan pada objektivitas dan transparansi.
Kepala Kanwil Kemenag Kalsel, Muhammad Tambrin, menyampaikan bahwa Computer Based Test (CBT) dalam SNPMB MAN PK adalah tahapan krusial dalam proses penjaringan calon peserta didik madrasah. Seleksi ini menjadi cerminan nyata komitmen Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI) untuk menjamin penerimaan murid baru yang adil, akuntabel, dan berdasarkan sistem seleksi berstandar nasional.
SNPMB MAN PK tidak hanya berfokus pada pengukuran kemampuan akademik, tetapi juga menilai kesiapan calon murid dalam mengikuti pendidikan keagamaan yang menuntut integritas, kedisiplinan, ketangguhan mental, serta komitmen terhadap nilai-nilai keilmuan dan keislaman. Hal ini sejalan dengan upaya Kemenag untuk menghasilkan generasi muda yang unggul secara akademik dan moral.
Advertisement
Advertisement
Pentingnya Integritas dalam Seleksi SNPMB PK
Muhammad Tambrin menekankan bahwa integritas, objektivitas, dan transparansi adalah prinsip utama yang harus dijunjung tinggi dalam setiap tahapan pelaksanaan CBT SNPMB MAN PK. Prinsip-prinsip ini menjadi fondasi penting untuk menjaga kepercayaan publik terhadap madrasah dan sistem seleksi nasional yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama.
Proses seleksi ini dirancang untuk memastikan bahwa hanya calon murid yang benar-benar siap, baik secara akademik maupun moral, yang dapat diterima. Kemenag RI berkomitmen untuk mencegah segala bentuk kecurangan agar tidak merugikan calon mahasiswa lain, serta mendorong perguruan tinggi untuk memperkuat keberpihakan kepada calon mahasiswa dari berbagai latar belakang sosial dan ekonomi.
Kemenag Kalsel juga mengapresiasi pelaksanaan SNPMB MAN PK di MAN 4 Banjar yang berupaya menjaring dan membina generasi muda unggul. Generasi ini diharapkan memiliki karakter kuat, berakhlak mulia, dan siap menjadi kader intelektual serta pemimpin masa depan yang berkontribusi positif bagi agama, masyarakat, dan bangsa.
Advertisement
Advertisement
Kekhasan MAN Program Keagamaan dan Proses Seleksi
Madrasah Aliyah Negeri Program Keagamaan (MAN PK) memiliki kekhasan dalam penguatan ilmu-ilmu keislaman, pengembangan karakter, serta pembinaan akhlak secara berkelanjutan. Oleh karena itu, proses seleksi harus senantiasa menjaga marwahnya untuk menghasilkan peserta didik yang berkualitas.
Kepala Madrasah MAN 4 Banjar, Muhammad Rafiq Hafiz, menjelaskan bahwa MAN PK tahun ini akan menerima dua kelas dengan total 48 murid, terdiri dari 24 murid putra dan 24 murid putri. Seleksi ini dilaksanakan melalui dua jalur, yaitu jalur prestasi dan jalur tes CBT serta wawancara.
Jalur prestasi melibatkan seleksi berkas dan wawancara, sementara jalur tes menggunakan CBT untuk mengukur kemampuan akademik dan potensi lainnya. Muhammad Rafiq berharap kegiatan seleksi ini dapat membawa manfaat dan menghasilkan calon murid yang memiliki potensi serta kemampuan sesuai dengan standar MAN PK.
Advertisement
Advertisement
Mekanisme dan Harapan Penerimaan Murid Baru
Pendaftaran SNMB Madrasah Unggulan, termasuk MAN PK, telah dibuka secara daring melalui laman resmi Kemenag. Jalur tes berbasis komputer (CBT) dengan seleksi akademik dan kemampuan pendukung diselenggarakan bagi lulusan MTs/SMP/PDF/Pendidikan Muadalah yang memenuhi persyaratan.
Tahapan seleksi meliputi pendaftaran, seleksi berkas, pengumuman lolos berkas, uji coba CBT, tes CBT, dan pengumuman kelulusan. Proses ini dirancang untuk memastikan bahwa setiap calon murid mendapatkan kesempatan yang sama dan adil.
Dengan adanya penekanan pada integritas dan transparansi, diharapkan SNPMB PK Madrasah dapat terus menjadi gerbang bagi siswa-siswa berprestasi yang ingin mendalami ilmu keagamaan dan menjadi pemimpin masa depan yang berakhlak mulia.
Advertisement
Sumber: AntaraNews