Pemerintah Kota Cirebon secara aktif menggencarkan layanan pusat kesehatan hewan (Puskeswan) di wilayahnya. Upaya ini merupakan strategi penting untuk mencegah serta menekan risiko penularan penyakit dari binatang peliharaan kepada manusia. Langkah ini diambil guna meningkatkan kesehatan hewan di lingkungan masyarakat Kota Cirebon.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKPPP) Kota Cirebon, Elmi Masruroh, menjelaskan bahwa penguatan layanan ini menjadi prioritas. Konsep Puskeswan serupa dengan Puskesmas, namun secara khusus melayani kebutuhan kesehatan hewan peliharaan. Fasilitas ini dikelola oleh Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pelayanan Veteriner.
Layanan Puskeswan Kota Cirebon menawarkan berbagai fasilitas kesehatan esensial bagi hewan peliharaan. Mulai dari pemeriksaan kesehatan, pengobatan, vaksinasi rabies, hingga tindakan sterilisasi tersedia dengan biaya yang terjangkau. Hal ini bertujuan agar masyarakat luas dapat mengakses layanan kesehatan hewan berkualitas.
Advertisement
Advertisement
Strategi Pencegahan Penyakit dan Peningkatan Kesehatan Hewan
Pemerintah Kota Cirebon berkomitmen penuh dalam menjaga kesehatan masyarakat melalui pencegahan penyakit zoonosis. Optimalisasi Layanan Puskeswan Cirebon menjadi garda terdepan dalam misi ini. Dengan menyediakan fasilitas kesehatan yang mudah dijangkau, diharapkan kesadaran pemilik hewan meningkat.
Vaksinasi rabies menjadi salah satu layanan prioritas utama yang ditawarkan oleh Puskeswan. Layanan ini sangat penting, terutama bagi hewan yang berisiko tinggi menularkan penyakit. Langkah preventif ini bertujuan melindungi masyarakat dari dampak serius penyakit rabies.
Selain vaksinasi, Puskeswan juga berperan dalam mengendalikan populasi hewan. Layanan sterilisasi menjadi solusi efektif untuk tujuan tersebut. Meskipun saat ini masih terbatas pada kucing domestik, program ini telah menunjukkan hasil positif dalam menjaga keseimbangan populasi.
Advertisement
Advertisement
Layanan Komprehensif dan Tarif Terjangkau di Puskeswan Cirebon
Puskeswan Kota Cirebon menyediakan berbagai layanan kesehatan hewan yang komprehensif. Masyarakat dapat memanfaatkan fasilitas pemeriksaan kesehatan, pengobatan, serta tindakan medis lainnya. Semua layanan ini dirancang untuk memastikan hewan peliharaan mendapatkan perawatan terbaik.
Tarif yang dikenakan untuk setiap layanan di Puskeswan telah diatur sesuai ketentuan peraturan daerah. Meskipun dikenakan retribusi sebagai sumber pendapatan asli daerah (PAD), biaya tersebut jauh lebih murah. Hal ini menjadikan layanan Puskeswan sangat terjangkau dibandingkan klinik hewan swasta.
Kepala UPT Pelayanan Veteriner DKPPP Kota Cirebon, Eko Yosi Indriastuti, merinci biaya layanan yang ada. Pemeriksaan kesehatan dikenakan Rp25 ribu, pengobatan Rp50 ribu, sterilisasi kucing jantan Rp150 ribu, dan kucing betina Rp250 ribu. Pendaftaran sterilisasi dibuka setiap bulan pada minggu ketiga secara daring.
Advertisement
Pada tahun 2025, target PAD yang ditetapkan dari layanan Puskeswan adalah Rp60 juta, dengan realisasi mencapai Rp67 juta dari 930 kunjungan. Angka ini menunjukkan bahwa layanan Puskeswan diminati oleh masyarakat.
Advertisement
Harapan Optimalisasi untuk Kesehatan Hewan Perkotaan
Optimalisasi layanan Puskeswan di Kota Cirebon diharapkan dapat membawa dampak positif yang signifikan. Peningkatan kesadaran masyarakat dalam menjaga kesehatan binatang peliharaan menjadi tujuan utama. Edukasi dan aksesibilitas layanan adalah kunci keberhasilan program ini.
Puskeswan juga berperan krusial dalam mendukung upaya pencegahan penyakit hewan di wilayah perkotaan. Dengan populasi hewan peliharaan yang terus bertambah, fasilitas ini menjadi benteng pertahanan. Kesehatan hewan yang terjaga akan berdampak langsung pada kesehatan lingkungan dan manusia.
Pihak UPT Pelayanan Veteriner DKPPP Kota Cirebon terus berupaya meningkatkan kualitas dan jangkauan layanan. Fokus pada kebutuhan masyarakat dan hewan peliharaan menjadi landasan setiap inovasi. Dengan demikian, Puskeswan dapat terus menjadi mitra terpercaya bagi pemilik hewan di Cirebon.
Advertisement
Sumber: AntaraNews