Ini Hasil Pemeriksaan Propam Terhadap Penyidik Polsek Cilandak Diduga Rekayasa BAP

Dugaan pelanggaran mencuat setelah video viral diunggah salah satu akun Instagram.

Ady Anugrahadi
Oleh Ady Anugrahadi - Reporter
Ini Hasil Pemeriksaan Propam Terhadap Penyidik Polsek Cilandak Diduga Rekayasa BAP
Ini Hasil Pemeriksaan Propam Terhadap Penyidik Polsek Cilandak Diduga Rekayasa BAP (Merdeka.com)

Polsek Cilandak membantah dugaan rekayasa Berita Acara Pemeriksaan (BAP) dalam penanganan perkara penganiayaan yang belakangan viral di media sosial.

Kasi Humas Polsek Cilandak Nuryono menegaskan, kasus ditangani penyidik Polsek Cilandak murni penganiayaan dan tidak terkait perkara narkoba.

Hal itu diungkap Nuryono berdasarkan hasil pemeriksaan Propam Polda Metro Jaya dan Propam Polres Jakarta Selatan terhadap penyidik Polsek Cilandak menangani perkara tersebut.

"Untuk klarifikasi tidak benar ya, untuk penyidik sudah diperiksa Propam Polda dan Polres. Penyidik BAP kasus penganiayaaan. Mohon maaf tidak ada sangkut pautnya dengan narkoba. Yang ditangani masalah penganiayaan saja," kata Nuryono dalam keterangannya, Selasa (3/2).

Kanit Polsek Cilandak Dijadwalkan Diperiksa Propam

Dia mengatakan, Kanit Reserse Polsek Cilandak dijadwalkan dimintai keterangan di Polres Metro Jakarta Selatan. Namun waktu belum ditentukan.

"Mungkin hari ini Reserse Polsek Cilandak akan buat klarifikasi di Polres Jakarta Selatan ya. Untuk waktu dan jamnya belum tau ya," tandas dia.

Dugaan Rekayasa BAP Viral di Media Sosial

Dugaan pelanggaran mencuat setelah video viral diunggah salah satu akun Instagram. Dalam rekaman itu, seorang warga menegur dua anggota polisi karena dokumen yang diminta ditandatangani disebut tidak sesuai dengan hasil klarifikasi awal terkait dugaan penganiayaan.

Pada lampiran BAP yang dipersoalkan, tercantum timbangan narkoba, padahal barang tersebut disebut tidak berkaitan dengan laporan penganiayaan sebelumnya.

Rekomendasi