Dinas Bina Marga DKI Perbaiki 6.000 Titik Jalan Berlubang Selama Musim Hujan

Dinas Bina Marga DKI Jakarta telah menindaklanjuti sekitar 6.000 titik jalan berlubang selama musim hujan awal 2026 dengan keterbatasan petugas lapangan.

Winda Nelfira
Oleh Winda Nelfira - Reporter
Dinas Bina Marga DKI Perbaiki 6.000 Titik Jalan Berlubang Selama Musim Hujan
Dinas Bina Marga DKI Perbaiki 6.000 Titik Jalan Berlubang Selama Musim Hujan (Merdeka.com)

Dinas Bina Marga DKI Jakarta mencatat telah melakukan perbaikan terhadap sekitar 6.000 titik jalan berlubang di seluruh wilayah ibu kota selama musim hujan di awal 2026.

Peningkatan curah hujan disebut berkontribusi pada bertambahnya jumlah kerusakan jalan dibandingkan akhir tahun lalu.

Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta Heru Suwondo mengatakan, laporan penanganan jalan berlubang terus meningkat seiring intensitas hujan yang tinggi.

“Yang udah kita tangani, udah kita TL (tindak lanjut) ada 6.000-an,” kata Heru di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (29/1/2026).

Kendati begitu, kata Heru dari total sekitar 1.400 petugas Penyedia Jasa Lainnya Perorangan (PJLP) yang dimiliki Dinas Bina Marga, hanya 755 orang yang secara khusus ditugaskan menangani perbaikan jalan berlubang di seluruh Jakarta.

“Jadi kan kebutuhan PJLP kami saat ini, kami punya PJLP 1.400-an ya. Yang menangani lubang itu cuma 755 se-Jakarta,” ujar Heru.

Menurutnya, kondisi tersebut membuat kebutuhan penambahan tenaga PJLP menjadi penting, terutama untuk mendukung perbaikan jalan berlubang sekaligus perawatan rutin infrastruktur jalan.

Heru menambahkan, jumlah tambahan petugas PJLP yang dibutuhkan masih menunggu hasil evaluasi internal sesuai kebutuhan di lapangan.

Ia menyebut rencana penambahan PJLP di Dinas Bina Marga telah mendapatkan persetujuan dari Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung.

Perbaikan Sementara dan Permanen

20160226-Hujan Sejak Semalam, Sejumlah Jalan di Jakarta Macet-Jakarta
Antrean kendaraan yang terjebak kemacetan di Jalan Pramuka, Jakarta, Jumat (26/2). Banjir yang menggenangi sejumlah ruas jalan menyebabkan kemacetan arus lalu lintas di beberapa titik. (Liputan6.com/Faizal Fanani) @ 2023 merdeka.com

Meski jumlah titik jalan berlubang cukup besar, Heru memastikan proses perbaikan dilakukan secara berkelanjutan setiap hari.

“Kita berjalan terus. Begitu ada lubang tutup, ada lubang tutup,” tuturnya.

Ia juga menjelaskan bahwa perbaikan permanen akan dilakukan setelah kondisi cuaca di Jakarta membaik. Selama musim hujan, perbaikan dilakukan secara sementara agar jalan tetap dapat dilalui.

“Nah kalau tahun sebelumnya, kalau cuaca bagus kita langsung adain e-purchase, dilelang. Ya mudah-mudahan, begitu cuacanya bagus kita langsung tindak lanjut,” ucap Heru.

Rekomendasi