Dinas Kebudayaan, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif (Disbudparekraf) Jawa Tengah mencatat sejumlah obyek wisata di empat kabupaten kota ditutup sementara.
Penutupan menyusul dampak bencana alam, mulai dari banjir, tanah longsor, hingga angin puting beliung.
"Empat daerah tersebut meliputi Kabupaten Tegal, Kabupaten Banyumas, Kabupaten Magelang, dan Kota Magelang. Data ini masih bergerak. Statusnya per 25 Januari 2026,” kata Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif (Disbudparekraf) Jawa Tengah AR Hanung Triyono, Rabu (28/1).
Advertisement
Tiga Jembatan Hanyut
Dia menyebut dampak bencana paling parah terjadi di Kabupaten Tegal, menyusul banjir bandang Sungai Gung yang menerjang Kawasan Wisata Guci pada 24 Januari 2026.
Meski tidak ada korban jiwa, banjir bandang tersebut mengakibatkan kerusakan infrastruktur cukup serius. Tercatat tiga jembatan penyeberangan hanyut, serta saluran pipa air panas mengalami kerusakan.
Akibatnya, sejumlah objek wisata di kawasan Guci terpaksa ditutup sementara, di antaranya Pancuran 13, Kolam Barokah, Pancuran 5, Kolam Guciku, Kolam GTA, dan Serwiti Paradise.
Bencana serupa juga terjadi di Kabupaten Banyumas, akibat meluapnya Sungai Kali Pangkon yang berdampak pada kawasan Lokawisata Baturraden.
"Tidak ada korban jiwa, tapi sejumlah infrastruktur di area wisata alami kerusakan,” ungkapnya.
Advertisement
Pohon Pinus Roboh
Beberapa destinasi wisata di Baturraden yang ditutup sementara antara lain Telaga Sunyi, Curug Bayan, dan Curug Tirta Sela.
Sementara itu, di Kota Magelang, cuaca ekstrem berupa angin kencang melanda kawasan Tempat Ziarah Gunung Tidar. Peristiwa tersebut menyebabkan dua pohon pinus roboh, mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan empat orang lainnya luka-luka.
Untuk mengantisipasi risiko lanjutan, pengelola memberlakukan sistem buka tutup kawasan wisata, yang disesuaikan dengan kondisi cuaca.
Di Kabupaten Magelang, bencana tanah longsor dan angin ribut terjadi di kawasan Air Terjun Kedung Kayang. Peristiwa itu mengakibatkan tiga orang luka-luka, serta satu pohon tumbang di area spot foto.
"Demi keamanan pengunjung, spot foto di lokasi tersebut ditutup sementara,” pungkas Hanung.