Panitia Perayaan Imlek dan Cap Go Meh (CGM) Singkawang 2026 berhasil menghimpun dana sebesar Rp2,3 miliar. Dana ini berasal dari para donatur yang peduli terhadap pelestarian budaya dan pariwisata di Singkawang. Penggalangan dana dilakukan melalui serangkaian kegiatan di Singkawang dan Jakarta.
Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie, mengungkapkan bahwa masyarakat Singkawang yang berdomisili di Jakarta turut berpartisipasi aktif. Pihak-pihak lain yang memiliki kepedulian juga memberikan dukungan signifikan. Proses penggalangan dana ini telah dilaksanakan dua kali.
Meskipun demikian, total anggaran yang dibutuhkan untuk penyelenggaraan acara ini mencapai lebih dari Rp9 miliar. Oleh karena itu, panitia masih membutuhkan dukungan finansial tambahan dari berbagai pihak. Upaya terus dilakukan untuk mencapai target tersebut.
Advertisement
Advertisement
Panitia Perayaan Imlek dan Cap Go Meh Singkawang 2026 telah aktif menggalang dana untuk memastikan kelancaran acara budaya tahunan ini. Hingga saat ini, total dana yang berhasil dihimpun dari berbagai donatur mencapai Rp2,3 miliar. Penggalangan Dana Imlek Cap Go Meh Singkawang 2026 ini menunjukkan antusiasme masyarakat.
Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie, menjelaskan bahwa kegiatan penggalangan dana telah dilakukan di dua lokasi utama. Yakni di Singkawang dan juga di Jakarta. Partisipasi masyarakat Singkawang yang berada di perantauan sangat membantu.
Namun, angka tersebut masih jauh dari kebutuhan anggaran keseluruhan yang diperkirakan lebih dari Rp9 miliar. Panitia mengakui bahwa dana yang terkumpul belum mencukupi. Mereka terus membuka peluang dukungan dan partisipasi dari berbagai pihak.
Advertisement
Advertisement
Untuk menutupi kekurangan anggaran, panitia tidak hanya mengandalkan penggalangan dana langsung. Mereka juga telah mengirimkan proposal kepada berbagai entitas. Proposal tersebut ditujukan kepada perusahaan swasta, instansi pemerintah, BUMN, dan BUMD. Ini adalah langkah strategis untuk mengamankan Dana Imlek Cap Go Meh Singkawang 2026.
Panitia menawarkan beberapa skema dukungan sponsorship yang berbeda. Skema ini disesuaikan dengan tingkat kontribusi yang diberikan oleh para pendukung. Manfaat yang diterima oleh sponsor juga akan disesuaikan.
Langkah ini diharapkan dapat menarik lebih banyak pihak untuk berpartisipasi. Dukungan dari sektor korporasi dan pemerintah sangat krusial. Ini demi suksesnya perayaan Imlek dan Cap Go Meh 2026 di Singkawang.
Advertisement
Advertisement
Selain fokus pada penggalangan Dana Imlek Cap Go Meh Singkawang 2026, panitia juga mematangkan persiapan teknis. Ketua Pelaksana, Bun Cin Thong, menyatakan bahwa pengaturan kota dan koordinasi antar-divisi terus dilakukan. Kemajuan hiasan kota sudah mencapai sekitar 60 persen.
Hiasan kota ditargetkan selesai dalam satu pekan ke depan. Panitia juga berkolaborasi dengan panitia Ramadhan Fair. Kolaborasi ini dilakukan dalam penataan hiasan kota di sejumlah ruas jalan utama.
Kolaborasi ini menjadi simbol keharmonisan dan toleransi antarumat beragama di Singkawang. Untuk kegiatan seni dan budaya, panggung pertunjukan disiapkan di Stadion Kridasana Singkawang. Panggung ini akan menampilkan seni budaya dari 17 paguyuban etnis selama 14 hari pelaksanaan acara.
Advertisement
Bun Cin Thong menegaskan komitmen panitia untuk menjaga kualitas penyelenggaraan. Mereka berupaya agar Imlek dan Cap Go Meh tetap menjadi agenda budaya unggulan. Acara ini dikenal secara nasional dan internasional, dengan tetap menerapkan prinsip efisiensi anggaran. Perayaan ini adalah milik seluruh masyarakat Singkawang.
Sumber: AntaraNews