Arsenal berhasil mempertahankan rekor sempurna mereka di ajang Liga Champions setelah menaklukkan Inter Milan dengan skor 3-1. Pertandingan sengit ini berlangsung di Stadion Giuseppe Meazza, Milan, pada Selasa waktu setempat.
Kemenangan ini menjadi yang ketujuh bagi The Gunners di fase liga Liga Champions, dengan satu pertandingan tersisa untuk dimainkan. Hasil impresif ini mengukuhkan posisi Arsenal di puncak klasemen sementara.
Skuad asuhan Mikel Arteta kini kokoh di peringkat pertama dengan 21 poin dari tujuh laga. Hasil ini sekaligus memastikan diri lolos ke babak 16 besar sebagai juara grup. Sementara itu, Inter Milan harus turun ke peringkat sembilan klasemen.
Advertisement
Advertisement
Dominasi Awal dan Balasan Cepat Inter
Arsenal langsung mengambil inisiatif menyerang sejak awal pertandingan, dan pada menit ke-10, Jurrien Timber melepaskan tembakan yang memantul ke arah Gabriel Jesus. Tanpa ragu, Jesus berhasil mengkonversi peluang tersebut menjadi gol pembuka, mengubah skor menjadi 1-0 untuk keunggulan tim tamu.
Namun, keunggulan Arsenal tidak bertahan lama. Inter Milan menunjukkan respons cepat delapan menit kemudian ketika Petar Sucic mampu menyambar bola rebound. Tendangan Sucic sukses membobol gawang Arsenal, membuat kedudukan kembali imbang 1-1.
Setelah gol penyama kedudukan, jual beli serangan terus terjadi antara kedua tim. Arsenal sempat mengancam melalui tendangan Eberechi Eze yang memanfaatkan bola rebound, namun sayangnya masih melebar dari gawang Inter.
Advertisement
Inter Milan juga berupaya membalikkan keadaan dengan tembakan Marcus Thuram, tetapi tendangannya masih melambung di atas mistar gawang Arsenal. Kedua tim saling beradu strategi untuk mencari celah di pertahanan lawan.
Advertisement
Jesus Kembali Bersinar dan Gol Penutup Gyokeres
Arsenal akhirnya berhasil kembali unggul pada menit ke-31 melalui aksi Gabriel Jesus. Setelah menerima umpan matang dari Leandro Trossard, Jesus dengan tenang memaksimalkan peluang tersebut menjadi gol kedua pribadinya, membawa Arsenal memimpin 2-1.
Menjelang akhir babak pertama, Federico Dimarco sempat menciptakan peluang berbahaya bagi Inter untuk menyamakan kedudukan. Namun, tendangannya masih dapat diamankan dengan baik oleh kiper Arsenal, David Raya, menjaga keunggulan tim tamu.
Memasuki babak kedua, Arsenal tidak mengendurkan serangan dan tetap memperagakan permainan menyerang. Eberechi Eze kembali menciptakan peluang melalui tendangan keras, tetapi kiper Inter, Yann Sommer, berhasil mengamankan bola dengan sigap.
Advertisement
Skuad asuhan Mikel Arteta terus memberikan ancaman serius ke lini pertahanan Inter Milan. Kali ini, Trossard juga sempat melepaskan tendangan yang sayangnya masih melebar dari gawang.
Advertisement
Kemenangan Meyakinkan dan Dampak Klasemen
Inter Milan sempat memiliki peluang untuk menyamakan kedudukan melalui tendangan yang dilepaskan Francesco Pio Esposito. Akan tetapi, upaya tersebut tidak membuahkan hasil karena tembakannya keluar dari lapangan.
Arsenal akhirnya berhasil memperlebar keunggulan mereka menjadi 3-1 pada menit ke-84. Viktor Gyokeres menjadi pencetak gol ketiga setelah tembakan kerasnya sukses membobol gawang Inter, mengunci kemenangan bagi The Gunners.
Pada waktu yang tersisa, Arsenal tetap tampil lebih baik ketimbang Inter. Namun, hingga laga usai, skor 3-1 untuk kemenangan tim tamu tetap bertahan, menegaskan dominasi Arsenal di fase liga Liga Champions musim ini.
Advertisement
Kekalahan ini berdampak signifikan bagi Inter Milan, yang kini berada di peringkat kesembilan klasemen sementara dengan 12 poin dari tujuh pertandingan. Mereka terpaut satu poin dari zona lolos otomatis ke babak 16 besar, menambah tekanan di pertandingan terakhir.
Sumber: AntaraNews