Indonesia kembali menunjukkan komitmennya di kancah global dengan berpartisipasi aktif dalam Pertemuan Tahunan ke-56 Forum Ekonomi Dunia (WEF) di Davos, Swiss. Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani menyatakan keikutsertaan ini merupakan bagian integral dari strategi nasional untuk memperkuat daya saing Indonesia di mata dunia. Acara bergengsi tersebut dijadwalkan berlangsung dari tanggal 19 hingga 23 Januari 2026, mempertemukan para pemimpin dan pemangku kepentingan global.
Delegasi Indonesia yang hadir tidak hanya melibatkan Kementerian Investasi dan Hilirisasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (Kemeninveshil/BKPM), tetapi juga didukung oleh Danantara Indonesia sebagai badan pengelola investasi nasional, serta Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin). Sinergi antara pemerintah dan sektor swasta ini bertujuan untuk mempromosikan potensi investasi nasional secara komprehensif. Langkah ini juga dirancang untuk memperkuat posisi Indonesia sebagai mitra strategis global di tengah dinamika ekonomi dunia yang terus berubah.
Rosan Roeslani menekankan bahwa WEF merupakan platform krusial bagi Indonesia untuk memaparkan arah kebijakan dan kesiapan negara dalam menghadapi berbagai tantangan global. Partisipasi ini diharapkan dapat menggarisbawahi upaya Indonesia dalam menciptakan stabilitas ekonomi, kepastian kebijakan, dan iklim investasi yang kompetitif. Tujuan utamanya adalah untuk terus meningkatkan daya saing bangsa di panggung internasional.
Advertisement
Advertisement
Strategi Indonesia Perkuat Daya Saing di WEF Davos 2026
Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani menjelaskan bahwa WEF menjadi kesempatan emas bagi Indonesia untuk berbagi narasi dan rencana nasional kepada komunitas global. "WEF adalah peluang luar biasa bagi Indonesia untuk berbagi narasi dan rencana nasional kami dengan komunitas global. Ini termasuk menyoroti kebijakan dan regulasi baru sebagai sinyal bahwa Indonesia terus bergerak maju," ujarnya. Forum ini memungkinkan Indonesia untuk mempresentasikan kemajuan dan reformasi yang telah dilakukan untuk menarik investasi.
Pada pertemuan tahunan yang mengusung tema "A Spirit of Dialogue" ini, Indonesia memposisikan diri sebagai mitra dialog yang konstruktif dan berorientasi pada solusi. Pemerintah Indonesia menegaskan kembali komitmennya untuk mempromosikan stabilitas ekonomi dan kepastian kebijakan. Selain itu, Indonesia juga berkomitmen untuk menciptakan iklim investasi jangka panjang yang kompetitif.
Komitmen ini menjadi fondasi utama dalam upaya meningkatkan daya saing nasional di tengah persaingan global yang semakin ketat. Melalui dialog dan presentasi, Indonesia berupaya meyakinkan investor dan mitra internasional tentang prospek cerah ekonominya. Ini juga menunjukkan keseriusan Indonesia dalam membangun ekosistem bisnis yang kondusif.
Advertisement
Advertisement
Pendekatan Indonesia Incorporated dan Diplomasi Ekonomi
Dalam pertemuan tersebut, Indonesia akan kembali mengusung pendekatan "Indonesia Incorporated" melalui sinergi antara pemerintah, pengelola aset negara, dan komunitas bisnis. Pendekatan ini menunjukkan kesatuan visi dan aksi dalam mempromosikan Indonesia sebagai tujuan investasi yang menarik. Kolaborasi ini diharapkan dapat memaksimalkan potensi dan sumber daya yang dimiliki.
Indonesia Pavilion, yang mengusung tema "Indonesia Endless Horizons," akan berfungsi sebagai pusat promosi investasi terintegrasi. Pavilion ini menegaskan komitmen Indonesia terhadap pembangunan berkelanjutan dan inklusif. Ini adalah etalase bagi berbagai proyek dan peluang investasi di Indonesia yang berorientasi pada masa depan.
Selain itu, Indonesia juga akan menyelenggarakan "Indonesia Night" sebagai ruang diplomasi ekonomi informal. Acara ini akan mempertemukan para pemimpin dunia, investor global, dan pelaku bisnis internasional. Melalui pertunjukan budaya dan seni, Indonesia menegaskan identitasnya sebagai bangsa dengan warisan budaya yang kaya.
Advertisement
Acara ini juga memposisikan Indonesia sebagai mitra global yang terbuka untuk kolaborasi berorientasi ekonomi hijau dan berkelanjutan. Inisiatif ini menunjukkan keseriusan Indonesia dalam mendorong investasi yang bertanggung jawab. Hal ini sekaligus memperkuat citra Indonesia sebagai negara yang peduli terhadap lingkungan dan pembangunan yang seimbang.
Sumber: AntaraNews