Gubernur Jambi Al Haris mengumumkan rencana pengembangan program pesantren khusus bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemerintah Provinsi Jambi. Inisiatif ini bertujuan untuk memperdalam ilmu agama dan meningkatkan kualitas ibadah para pegawai.
Program ini akan diselenggarakan setiap bulan pada Jumat pagi, dengan fokus pada kegiatan mengaji dan pendalaman ajaran Islam. Al Haris menekankan pentingnya program ini untuk menyempurnakan praktik ibadah seperti shalat dan wudhu, karena ia meyakini banyak ASN yang shalatnya belum sempurna.
Selain pesantren, Gubernur juga aktif memimpin kegiatan Safari Subuh keliling setiap Jumat, sebagai upaya membiasakan ASN bangun lebih awal. Langkah ini diharapkan dapat menumbuhkan disiplin serta kesadaran spiritual di kalangan pegawai Pemprov Jambi.
Advertisement
Advertisement
Meningkatkan Disiplin dan Keimanan ASN
Al Haris menjelaskan bahwa program shalat Subuh berjamaah keliling bukan hanya sekadar ibadah rutin, tetapi juga sarana penting untuk membentuk karakter ASN. Tujuannya adalah membiasakan pegawai untuk bangun lebih awal, sehingga dapat menghindari sikap lalai dalam kehidupan sehari-hari dan meningkatkan produktivitas.
Melalui kegiatan keagamaan ini, diharapkan terjadi peningkatan keimanan dan kesadaran spiritual yang lebih mendalam di kalangan pegawai. Gubernur percaya bahwa disiplin yang terbangun dari kebiasaan baik di pagi hari akan berdampak positif pada kinerja dan etos kerja, menciptakan lingkungan kerja yang lebih positif.
Program pesantren dan Safari Subuh ini menjadi bagian dari strategi Pemprov Jambi untuk menciptakan lingkungan kerja yang lebih religius dan berintegritas. Inisiatif ini juga diharapkan dapat menjadi teladan bagi masyarakat luas dalam menjalankan nilai-nilai keagamaan.
Advertisement
Fokus pada pendalaman ilmu agama melalui ustadz yang didatangkan secara khusus akan memberikan pemahaman yang lebih komprehensif. Ini mencakup aspek-aspek dasar ibadah seperti tata cara shalat dan wudhu yang sempurna, hingga nilai-nilai moral dalam bekerja dan bermasyarakat.
Visi Gubernur Jambi adalah membentuk ASN yang tidak hanya kompeten secara profesional, tetapi juga memiliki fondasi spiritual yang kokoh. Hal ini diyakini akan berkontribusi pada pelayanan publik yang lebih baik dan pemerintahan yang bersih.
Advertisement
Tantangan Partisipasi dan Harapan Gubernur
Meskipun memiliki tujuan mulia, Gubernur Al Haris mengakui bahwa tingkat kehadiran ASN dalam kegiatan rutin mingguan seperti Safari Subuh masih tergolong rendah. Partisipasi aktif dari para pejabat dan pegawai masih menjadi tantangan yang perlu diatasi untuk mencapai tujuan program secara maksimal.
“Kalau dipresentasikan, paling-paling hanya sekitar 5 persen pejabat yang hadir,” ungkap Al Haris, menyoroti minimnya kehadiran dari kalangan pejabat. Ia menambahkan bahwa justru banyak peserta yang ikut rombongan adalah para veteran dan pejuang subuh, menunjukkan antusiasme dari kelompok masyarakat lain.
Gubernur berharap, dengan adanya program pesantren yang lebih terstruktur dan terjadwal, partisipasi ASN dapat meningkat secara signifikan. Kesadaran akan pentingnya pengembangan spiritual diharapkan tumbuh dari dalam diri setiap individu, bukan hanya karena kewajiban.
Advertisement
Melalui sosialisasi yang lebih intensif dan pendekatan persuasif, Pemprov Jambi berupaya mendorong seluruh ASN untuk aktif terlibat. Partisipasi dalam program ini dianggap penting untuk pembentukan karakter pegawai yang berintegritas, profesional, dan memiliki landasan spiritual yang kuat dalam menjalankan tugasnya.
Sumber: AntaraNews