Kemenekraf Dukung Ruang Kreatif Kuliner, Dorong Inovasi Industri di Sentul

Menteri Ekraf Teuku Riefky Harsya menegaskan Kemenekraf dukung ruang kreatif kuliner melalui kolaborasi strategis, menjadikan Atas Langit Cafe and Space Sentul sebagai pusat inovasi dan pemberdayaan ekonomi kreatif.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Kemenekraf Dukung Ruang Kreatif Kuliner, Dorong Inovasi Industri di Sentul
Kemenekraf menunjukkan komitmennya mendukung ruang kreatif kuliner melalui kolaborasi strategis dengan PHB Group, mendorong inovasi dan pengembangan ekosistem ekonomi kreatif di Indonesia. (AntaraNews)

Menteri Ekraf Teuku Riefky Harsya menyatakan dukungan penuh Kemenekraf terhadap pengembangan ruang kreatif di sektor kuliner. Dukungan ini menyasar pengusaha kuliner seperti Atas Langit Cafe and Space serta Wooly Sheep Cafe. Langkah ini bertujuan untuk membangkitkan industri kuliner Indonesia dengan konsep yang inovatif dan menarik.

Pernyataan tersebut disampaikan dalam keterangan pers di Jakarta pada Jumat, 9 Januari 2026, menyoroti pentingnya kolaborasi strategis. Kemenekraf melihat potensi besar pada konsep tempat unik di Sentul yang mampu menarik segmen pengunjung tersendiri. Hal ini diharapkan dapat melahirkan ide dan kegiatan yang memperkuat ekosistem ekonomi kreatif nasional.

Fokus utama adalah integrasi budaya lokal, edukasi keberlanjutan, serta seni pertunjukan yang terbuka dan fleksibel. Inisiatif ini juga diharapkan dapat memfasilitasi para pekerja gig economy, termasuk potensi pelatihan konten kreator di masa mendatang.

Dukungan Kemenekraf untuk Inovasi Kuliner

Menteri Ekraf Teuku Riefky Harsya mengapresiasi perjuangan PHB Group yang konsisten mendukung kebangkitan industri kuliner Indonesia. Konsep kreatif yang diusung PHB Group, khususnya di lokasi seperti Sentul, dinilai sangat relevan di tengah kejenuhan masyarakat terhadap tempat-tempat konvensional. Kemenekraf berkomitmen untuk terus mendorong hadirnya creative-kreatif hub yang mampu memberikan pengalaman baru bagi pengunjung.

Pertemuan dengan jajaran manajemen PT Pengusaha Harapan Bangsa (PHB Group) diharapkan menjadi katalisator penting. PHB Group sendiri dikenal fokus pada kuliner, hospitality, dan experience-based tourism. Melalui sinergi ini, Kemenekraf berharap dapat menciptakan ruang penguatan ekosistem ekonomi kreatif yang inklusif dan berkelanjutan.

Pengembangan creative-kreatif hub ini tidak hanya terbatas pada subsektor kuliner. Menteri Ekraf juga melihat potensi besar untuk subsektor seni pertunjukan dan pemberdayaan pekerja gig economy. Kemenekraf berencana mengaktivasi Atas Langit Cafe and Space sebagai pusat bagi para freelancer, bahkan dengan kemungkinan mengadakan pelatihan konten kreator di sana.

Atas Langit Cafe and Space sebagai Pusat Kreativitas

Deputi Bidang Kreativitas Budaya dan Desain, Yuke Sri Rahayu, menambahkan bahwa kolaborasi ini turut mendukung program infrastruktur ruang kreatif dan pemberdayaan masyarakat sekitar. Hal ini akan menjadikan pengembangan destinasi lebih edukatif dan kreatif, selaras dengan visi Kemenekraf.

Atas Langit Cafe and Space di Sentul dirancang tidak hanya sebagai tempat kuliner, tetapi juga sebagai panggung seni dan budaya. CEO PHB Group, Harry Indrawan Suwardji, menjelaskan bahwa tempat ini akan menjadi wadah bagi pegiat industri kreatif untuk menggelar pagelaran seni, festival musik, dan acara-acara seru bagi generasi milenial dan Gen Z.

Fasilitas yang ditawarkan Atas Langit Cafe and Space sangat beragam, termasuk amphitheater yang menjadi panggung di atas langit dengan pemandangan Gunung Pancar dan Gunung Gede. Pengunjung dapat menikmati penampilan live DJ dan live music setiap harinya, menciptakan suasana yang dinamis dan menarik. Konsep ini memungkinkan pengunjung untuk menikmati kuliner sekaligus pengalaman seni dan musik yang imersif.

Kolaborasi untuk Ekosistem Ekonomi Kreatif yang Berkelanjutan

Kolaborasi yang diajukan juga mencakup program showcase seni dan budaya kreasi untuk mempromosikan Atas Langit Cafe and Space sebagai destinasi ekonomi kreatif dari Sentul, Jawa Barat. Salah satu contoh kolaborasi yang potensial adalah dengan sanggar tari Ayodya Pala, yang dikenal atas rekor pagelaran tari terbanyak.

Harry Indrawan Suwardji menegaskan komitmen PHB Group untuk ikut memajukan industri ekonomi kreatif di Indonesia, khususnya bagi generasi muda. Inisiatif ini diharapkan dapat menjadi contoh bagaimana sektor swasta dapat berkontribusi aktif dalam pengembangan ekosistem kreatif nasional.

Sebagai bagian dari upaya kolaborasi lintas sektor, Atas Langit Cafe and Space Sentul akan menjadi tuan rumah Fun Run bertajuk CulinaRUN 2026. Acara ini mengusung konsep sport, lifestyle, dan penguatan kolaborasi, bekerja sama dengan Hipmi Culinary Indonesia (HCI) serta Hipmi Running Club (HRC). Ini menunjukkan pendekatan holistik dalam mengembangkan ruang kreatif yang multifungsi.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi