Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar mengingatkan kepada jajaran Kementerian Agama, khususnya Sulawesi Selatan terkait pentingnya etos kerja, kemampuan komunikasi, dan jejaring. Hal tersebut disampaikan Menag Nasaruddin saat membuka Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) Kanwil Kemenag Sulsel di Gelanggang Olahraga (GOR) Pesantren Al Ikhlas, Bone, Kamis (8/1).
Dalam arahannya, Nasaruddin mengingatkan jajarannya untuk tidak mengambil sesuatu yang bukan haknya.
"Jangan pernah mengambil sesuatu yang bukan hak. Daging yang tumbuh dari sesuatu yang haram tidak bisa dibersihkan kecuali oleh api neraka. Jagalah diri, keluarga, dan hati kita,” ujar Nasaruddin.
Advertisement
Pentingnya Integritas
Menurut Nasaruddin, integritas harus menjadi karakter pokok ASN Kementerian Agama. Selain itu, jajaran Kemenag juga harus menghindari gaya hidup rentan menjerumuskan pada penyalahgunaan jabatan.
"Hindari gaya hidup yang rentan menjerumuskan penyalahgunaan jabatan. Jaga keluarga, sehingga tidak menjadi faktor penyebab pelanggaran," tegas Nasaruddin.
Pesan lain yang disampaikan Nasaruddin adalah disiplin ibadah dan kedekatan spiritual sebagai fondasi moral seorang ASN Kementerian Agama.
“Jangan jauh dari Tuhan. Jadikan amalan sunah seperti kewajiban. Di situ ada kekuatan yang menjaga kita,” tutur Nasaruddin.
Advertisement
Soroti Etos Kerja
Nasaruddin juga menggarisbawahi pentinnya etos kerja, kemampuan komunikasi, dan jejaring. Menurutnya, pejabat yang hanya mengandalkan kepintaran tanpa relasi yang baik, terutama dengan masyarakat, tokoh agama, dan media, akan kesulitan membangun pengaruh positif.
“Prestasi tidak hanya diukur dari seberapa banyak kita bekerja, tetapi seberapa baik kita memediasikan kinerja kita,” ujar dia.
Nasaruddin mengingatkan bahwa publikasi yang baik adalah bagian dari akuntabilitas dan juga sarana membangun kepercayaan masyarakat. Manajemen modern yang tidak lagi bertumpu pada figur individual, melainkan pada kekuatan tim.
“Tidak ada lagi superman. Yang ada adalah super tim. Pemimpin yang baik bukan yang mengerjakan semuanya, tetapi yang mampu memberikan kepercayaan dan mendelegasikan tugas,” pungkasnya.