Mahasiswa KKN Itera Siap Terapkan Teknologi untuk Kemajuan Desa di Lampung

Ribuan Mahasiswa KKN Itera diterjunkan ke 223 desa di Lampung, siap menerapkan teknologi dan pengetahuan akademik untuk memajukan desa serta menyelesaikan persoalan masyarakat.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Mahasiswa KKN Itera Siap Terapkan Teknologi untuk Kemajuan Desa di Lampung
Ribuan Mahasiswa KKN Itera siap mengabdikan diri di 223 desa di Lampung, membawa inovasi teknologi untuk mengatasi persoalan dan memajukan masyarakat desa. (AntaraNews)

Ribuan mahasiswa Institut Teknologi Sumatera (Itera) siap mengaplikasikan inovasi teknologi dalam program Kuliah Kerja Nyata (KKN) mereka di berbagai desa di Provinsi Lampung. Sebanyak 3.307 mahasiswa akan diterjunkan untuk membantu memecahkan permasalahan nyata di masyarakat. Program ini bertujuan untuk mentransformasi pengetahuan akademik menjadi solusi praktis di tingkat pedesaan, memberikan dampak positif yang berkelanjutan.

Rektor Itera, Prof. Dr. I Nyoman Pugeg Aryantha, menegaskan pentingnya peran mahasiswa dalam upaya pengabdian ini. Ia menekankan bahwa mahasiswa KKN Itera diharapkan dapat menerapkan teknologi dan ilmu yang telah mereka peroleh di bangku kuliah. Pengabdian ini akan berlangsung di 223 desa yang tersebar di 12 kabupaten/kota di Lampung, hingga tanggal 8 Februari 2026 mendatang.

Inisiatif ini merupakan bagian dari komitmen Itera untuk berkontribusi pada pembangunan daerah melalui pemberdayaan masyarakat berbasis teknologi. Para mahasiswa telah dibekali dengan arahan dan pembekalan komprehensif. Mereka juga diingatkan untuk selalu mengutamakan kesehatan dan keselamatan selama menjalankan tugas mulia di lapangan.

Penerapan Teknologi untuk Solusi Desa

Rektor Itera, Prof. Dr. I Nyoman Pugeg Aryantha, menyatakan bahwa mahasiswa KKN Itera memiliki kesiapan penuh dalam menerapkan teknologi. Mereka akan berfokus pada penyelesaian berbagai persoalan yang dihadapi oleh masyarakat desa. "Pentingnya peran mahasiswa dalam menerapkan teknologi dan pengetahuan akademik untuk membantu menyelesaikan persoalan nyata di desa," katanya.

Sebanyak 3.307 mahasiswa Itera akan mengabdi di 223 desa yang tersebar di 12 kabupaten/kota di Provinsi Lampung. Wilayah tersebut mencakup Kota Bandarlampung, Kabupaten Lampung Tengah, Pesawaran, Tulang Bawang, Lampung Selatan, Lampung Timur, Pringsewu, Pesisir Barat, Tanggamus, Lampung Barat, Tulang Bawang Barat, dan Lampung Utara. Periode KKN ini dijadwalkan berlangsung hingga 8 Februari 2026.

Keterlibatan mahasiswa ini diharapkan mampu membawa perubahan signifikan. Mereka akan menjadi agen perubahan yang membawa inovasi dan solusi berbasis teknologi. Ini sejalan dengan visi Itera untuk berkontribusi pada pembangunan dan kemajuan daerah.

Empat Skema KKN Itera Perluas Dampak Pengabdian

Ketua Pusat Pengabdian kepada Masyarakat dan KKN Itera, Dr. Indra Herlina, ST, MSi, menjelaskan bahwa program ini didukung oleh 131 dosen pembimbing lapangan. Dosen-dosen ini akan mendampingi mahasiswa selama masa pengabdian. Pendampingan ini memastikan kualitas dan efektivitas program di lapangan.

Pada semester ini, Itera menyelenggarakan empat skema KKN yang inovatif. Skema tersebut meliputi KKN Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (PPM) dan KKN Tematik yang baru dimulai tahun ini. Selain itu, ada juga dua skema pengembangan yang telah rampung, yaitu KKN Rekognisi dan KKN Tematik Smart.

Dr. Indra Herlina menambahkan bahwa "keempat skema ini dirancang untuk memperkuat peran mahasiswa sebagai agen perubahan dan memperluas dampak pengabdian Itera di masyarakat." Mahasiswa dan dosen pembimbing lapangan telah diberikan arahan serta pembekalan. Hal ini memastikan mereka dapat memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat desa.

Prioritaskan Keselamatan dan Manfaat bagi Masyarakat

Rektor Itera juga memberikan pesan penting kepada seluruh peserta KKN. Ia mengingatkan agar mahasiswa selalu mengutamakan kesehatan dan keselamatan selama menjalankan program pengabdian. Kepatuhan terhadap standar operasional prosedur (SOP) yang telah ditetapkan menjadi hal yang krusial.

"Utamakan keselamatan dan kesehatan. Patuhi aturan setempat dan maksimalkan potensi serta waktu yang dimiliki untuk memberi manfaat bagi masyarakat,” pesan Rektor. Pesan ini menekankan pentingnya adaptasi terhadap lingkungan lokal. Ini juga mendorong pemanfaatan waktu secara optimal untuk kegiatan yang berdampak positif.

Dengan persiapan yang matang dan fokus pada keselamatan, mahasiswa KKN Itera diharapkan dapat menjalankan tugasnya dengan baik. Mereka akan meninggalkan jejak positif di desa-desa yang menjadi lokasi pengabdian. Program ini menjadi bukti nyata komitmen Itera dalam mencetak lulusan yang tidak hanya cerdas, tetapi juga peduli terhadap kemajuan bangsa.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi