Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri, Irjen Pol. Agus Suryonugroho, baru-baru ini menyampaikan apresiasi mendalam. Apresiasi ini ditujukan kepada Polres Bogor atas inisiatif mereka melibatkan sukarelawan pengatur lalu lintas (Supeltas) selama periode libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). Langkah kolaboratif ini dinilai sangat efektif dalam mengelola arus kendaraan.
Keterlibatan Supeltas menjadi sorotan utama dalam upaya menjaga ketertiban di jalan raya. Mereka bertugas membantu polisi lalu lintas (Polantas) di berbagai simpul jalan krusial serta jalur-jalur alternatif. Hal ini bertujuan untuk memastikan kelancaran pergerakan kendaraan dan meminimalisir kemacetan yang mungkin terjadi.
Irjen Pol. Agus Suryonugroho menegaskan bahwa inisiatif ini merupakan wujud nyata dari tanggung jawab bersama. Seluruh pemangku kepentingan, termasuk masyarakat, turut serta dalam menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (kamseltibcarlantas) selama masa padat ini. Ini menunjukkan sinergi positif antara aparat dan warga.
Advertisement
Advertisement
Keterlibatan Supeltas dalam Operasi Lilin Nataru ini menandai sebuah langkah progresif dalam pengamanan lalu lintas. Irjen Pol. Agus Suryonugroho menyatakan bahwa ini adalah kali pertama masyarakat dilibatkan secara resmi dalam skala besar untuk membantu kelancaran pengamanan libur Nataru. Mereka berkontribusi aktif dalam melancarkan arus lalu lintas di berbagai titik rawan kemacetan.
"Ini bagus. Jadi, stakeholder semuanya turun, dan bahkan masyarakat ikut bertanggung jawab," kata Agus. Ia menambahkan bahwa para Supeltas merasa senang dapat dilibatkan oleh Polri untuk membantu mengatur lalu lintas. Sinergi ini menciptakan lingkungan lalu lintas yang lebih aman dan teratur bagi semua pengguna jalan.
Irjen Pol. Agus Suryonugroho, bersama Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, hadir secara langsung untuk menyampaikan apresiasi ini atas perintah Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo. Kehadiran mereka menunjukkan dukungan penuh dari pimpinan tertinggi. Tujuannya adalah untuk memotivasi lebih banyak masyarakat agar turut serta menciptakan lalu lintas yang aman, selamat, tertib, dan lancar. Ini merupakan implementasi nyata dari konsep partisipasi publik dalam mewujudkan kamseltibcarlantas.
Advertisement
Advertisement
Secara keseluruhan, pelaksanaan Operasi Lilin selama masa Nataru berjalan dengan sangat baik dan lancar. Irjen Pol. Agus Suryonugroho melaporkan bahwa arus mudik maupun perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 dapat dikendalikan secara optimal. Hal ini berkat perencanaan yang matang dan eksekusi yang efektif dari seluruh pihak terkait.
Data terkini menunjukkan bahwa proyeksi kendaraan yang meninggalkan Jakarta melalui jalan tol telah mencapai 96 persen. Angka ini mencerminkan keberhasilan dalam distribusi kepadatan lalu lintas. Sementara itu, untuk arus balik, tidak terjadi peningkatan volume kendaraan yang signifikan, menunjukkan pola pergerakan yang terdistribusi dengan baik.
"Arus balik hari ini tidak terlalu signifikan," ujar Agus. Ia menjelaskan bahwa berdasarkan data traffic counting dan parameter lainnya, kemungkinan penerapan contra flow tampaknya tidak diperlukan. Kondisi lalu lintas cenderung landai, menandakan manajemen arus yang sukses. Keberhasilan ini tidak lepas dari peran Kakorlantas dan Supeltas dalam menjaga kelancaran.
Advertisement
Sumber: AntaraNews