Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kebayoran Lama berhasil mengamankan seorang anak laki-laki berinisial N (6) yang ditemukan sendirian di Pasar Kebayoran Lama. Bocah malang ini ditinggalkan oleh ayahnya, Aoki, pada Kamis malam, 1 Januari 2026, dan ditemukan keesokan harinya.
Penemuan ini terjadi di area Pasar Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, setelah petugas Satpol PP melakukan patroli rutin di wilayah tersebut. N ditemukan dalam kondisi sehat meskipun telah ditinggalkan ayahnya selama beberapa jam.
Saat ini, pihak Satpol PP Kebayoran Lama sedang berkoordinasi intensif dengan berbagai pihak terkait untuk memastikan bocah N dapat segera berkumpul kembali dengan keluarganya. Upaya pencarian orang tua sedang gencar dilakukan.
Advertisement
Advertisement
Penemuan bocah N bermula saat Kasatgaspol PP Kelurahan Kebayoran Lama Utara, Muhidin Khodijah, sedang melakukan patroli rutin. Muhidin menemukan N sekitar pukul 10.00 WIB pada Jumat pagi, 2 Januari 2026.
Menurut keterangan dari salah satu tukang ojek di sekitar lokasi, N sudah berada di Pasar Kebayoran Lama sejak Kamis malam hingga pagi hari. Anak tersebut ditinggalkan ayahnya dengan alasan ingin merokok sebentar.
Kepala Satpol PP Kebayoran Lama, Dian Citra, memastikan bahwa kondisi N saat ini dalam keadaan baik dan sehat. Pihaknya juga telah memberikan makanan untuk memastikan kesehatan serta kenyamanan bocah tersebut selama dalam pengawasan.
Advertisement
N mengaku berasal dari Ciranjang, Cianjur, dan dibawa ayahnya menggunakan mobil ke Jakarta. Ia juga menceritakan bahwa ayahnya memiliki sifat yang galak.
Advertisement
Setelah mengamankan N, Satpol PP Kebayoran Lama segera mengambil langkah-langkah koordinasi dengan instansi terkait. Hal ini dilakukan untuk mencari keberadaan ayah atau keluarga N.
Dian Citra menyatakan bahwa pihaknya sedang berkoordinasi dengan Polsek Kebayoran Lama dan Dinas Sosial. Tujuannya adalah untuk memfasilitasi proses pengembalian N kepada keluarganya secepat mungkin.
"Kita koordinasi dulu dengan Polsek Kebayoran Lama dan Dinas Sosial," ujar Dian, menegaskan pentingnya kerja sama antarlembaga. Dinas Sosial memiliki tugas membantu Walikota dalam melaksanakan urusan pemerintahan di bidang sosial, termasuk penanganan masalah kesejahteraan sosial seperti anak terlantar.
Advertisement
Proses ini diharapkan dapat memberikan solusi terbaik bagi N, mengingat usianya yang masih sangat muda dan membutuhkan perhatian penuh dari keluarga.
Advertisement
N menceritakan bahwa ia dan ayahnya berhenti di jalan sekitar pasar dan Stasiun Kebayoran Lama. Sang ayah kemudian pamit untuk merokok dan meninggalkan N sendirian.
"Ayahnya bilang mau rokok, sebentar ditinggalin. Sampai ditungguin, enggak balik-balik," ungkap Dian Citra, mengutip keterangan dari N.
Karena N sudah menunggu lebih dari lima jam dan membutuhkan makan, mandi, serta istirahat, petugas Satpol PP memutuskan untuk membawanya. Ini merupakan tindakan darurat untuk menjamin keselamatan dan kesejahteraan anak.
Advertisement
Semua pihak berharap agar N dapat segera bertemu kembali dengan keluarganya. Kasus ini menjadi pengingat pentingnya pengawasan orang tua terhadap anak-anak, terutama di tempat umum.
Sumber: AntaraNews