Tim nasional bola basket putra Indonesia berhasil mengawali perjuangan mereka di ajang SEA Games 2025 dengan hasil yang sangat meyakinkan. Bertanding di Bangkok, Thailand, pada Sabtu (13/12), skuad Merah Putih sukses menaklukkan Myanmar dengan skor telak 114-35.
Kemenangan besar ini tidak lepas dari kontribusi luar biasa pemain bertinggi 2,08 meter, Derrick Michael, yang menjadi motor serangan dan pertahanan tim. Penampilannya yang dominan di bawah ring memastikan Indonesia menguasai jalannya pertandingan sejak awal.
Hasil positif ini menempatkan Indonesia sementara di puncak klasemen Grup B, memberikan modal berharga untuk menghadapi pertandingan-pertandingan berikutnya. Laga perdana ini menjadi bukti kesiapan Timnas Basket Indonesia untuk bersaing di level Asia Tenggara.
Advertisement
Advertisement
Dominasi Derrick Michael dan Kontribusi Pemain Lain
Derrick Michael, pemain yang kini membela tim Long Beach State di Amerika Serikat, menunjukkan kelasnya dengan torehan double-double yang impresif. "Dikutip dari catatan FIBA, Derrick menorehkan 19 poin dan 13 rebound dalam pertandingan tersebut, yang juga membuatnya menjadi pendulang poin terbanyak untuk Indonesia pada laga itu."
Selain menjadi pencetak poin terbanyak, akurasi tembakan dua poin Derrick Michael juga sangat memukau. Ia berhasil memasukkan sembilan dari sepuluh percobaan, mencapai akurasi 90 persen, yang menunjukkan efisiensi tinggi dalam penyelesaian akhir.
Tidak hanya Derrick Michael, beberapa pemain Indonesia lainnya juga turut menyumbangkan poin signifikan. Andakara Prastawa dan Yudha Saputera masing-masing mencetak 17 poin, menunjukkan kedalaman skuad Timnas Basket Indonesia. Agassi Goantara menambahkan 11 poin, sementara Julian Chalias menyumbang 10 poin, melengkapi daftar pemain dengan dua digit angka.
Advertisement
Advertisement
Jalannya Pertandingan dan Tantangan Berikutnya
Pelatih timnas Indonesia, David Singleton, menurunkan komposisi starter yang solid untuk menghadapi Myanmar, termasuk Neo Putu Pande, Disi Rio, Patrick Nikolas, Ponsianus Nyoman, dan Hendrick Yonga. Meskipun Myanmar sempat membuka dua poin pertama melalui Kyaw Thiha San, Indonesia segera mengambil alih kendali permainan.
Indonesia menutup kuarter pertama dengan keunggulan signifikan 28-14, didorong oleh performa apik Derrick Michael dan rekan-rekannya. Dominasi terus berlanjut pada kuarter kedua, di mana Myanmar hanya mampu menambah delapan angka. Timnas Basket Indonesia tampil lebih beringas, mengakhiri paruh pertama dengan skor jauh 71-22.
Setelah jeda, Myanmar sama sekali tidak mampu keluar dari tekanan yang diberikan oleh Timnas Basket Indonesia. Pada kuarter ketiga dan keempat, Myanmar hanya bisa mencetak total 13 poin. Indonesia pun akhirnya memenangi pertandingan dengan selisih skor yang sangat mencolok, 114-35.
Advertisement
Kemenangan ini menempatkan Indonesia di posisi teratas Grup B, bersaing dengan Singapura, Myanmar, dan tuan rumah Thailand. Selanjutnya, pada Minggu (14/12), Indonesia akan menghadapi lawan tangguh, Thailand. Jika mampu memenangkan pertandingan tersebut, Timnas Basket Indonesia berpeluang besar untuk langsung lolos ke semifinal sebagai juara Grup B.
Sumber: AntaraNews