Badan Penanggulangan Bencana Daerah atau BPBD DKI Jakarta mengungkapkan dugaan awal penyebab kebakaran yang melanda Pondok Pesantren Al Mawaddah Ciganjur, Jagakarsa, Jakarta Selatan, dipicu oleh kompor.
“Dugaan penyebab kebakaran karena kompor,” kata Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta, Isnawa Adji, kepada wartawan di Jakarta dikutip dari Antara, Rabu (10/12).
Advertisement
Nilai Kerugian
Peristiwa kebakaran terjadi pada pukul 14.29 WIB. Api diketahui berasal dari area gudang yang berada di lantai dasar bangunan pesantren.
Hingga saat ini, nilai kerugian akibat kebakaran tersebut masih dalam tahap pendataan.
“Estimasi kerugian masih dalam pendataan,” ujar Isnawa.
Advertisement
23 Santri Sesak Nafas
Akibat kejadian itu, sebanyak 23 santri mengalami gangguan pernapasan karena menghirup asap. Dari jumlah tersebut, 14 santri dirujuk ke RS Umum Andhika, sementara sembilan santri lainnya dibawa ke RS Ali Sibroh Malisi untuk mendapatkan perawatan medis lanjutan.
Kapolsek Jagakarsa, Kompol Nurma Dewi, menjelaskan bahwa para santri mengalami sesak napas karena ikut membantu proses pemadaman api di lokasi.
“Soalnya mereka ikut ngebantuin (memadamkan api) di sana. Di bawah itu kan gudang, banyak kayu-kayunya,” katanya.
Untuk memadamkan kebakaran, sebanyak 66 personel dari Suku Dinas Gulkarmat Jakarta Selatan diterjunkan ke lokasi. Api berhasil dikendalikan dan masuk tahap pendinginan sejak pukul 15.30 WIB.