Hujan yang mengguyur wilayah Kabupaten Subang, Jawa Barat, telah menyebabkan air sungai meluap dan masuk ke sejumlah rumah warga di beberapa kampung setempat, pada Kamis (4/12). Video kejadian tersebut tersebar di grup perpesanan warga.
Dalam tayangan yang dilihat, tampak volume sungai meluap dan masuk ke area pemukiman hingga berimbas rumah warga terendam. Peristiwa itu antara lain terjadi di Kampung Cibago, Desa Mayang Kecamatan Cisalak, Kampung Samoga dan Kampung Cileat Desa Gardusayang Kecamatan Cisalak. Kejadian tersebut dibenarkan oleh Kapolres Subang AKBP Donny Eko Wicaksono.
“Itu sungai meluap tapi masuk ke rumah warga. Anggota lagi di sana. Bukan banjir bandang, nggak ada. Itu air sungai meluap,” kata Dony saat dikonfirmasi.
Advertisement
Terjadi pukul 07.00 WIB
Ia menerangkan, pihak kepolisian, termasuk polsek setempat dan personel Samapta, telah berada di lokasi. Mereka tengah melakukan pengecekan dan membantu warga. Donny bilang, pihaknya pun tengah turut mendata jumlah rumah yang terdampak.
“Nanti dicek ya yang masuk ke rumah warga berapa,” ujarnya.
Terpisah, Pranata Humas Ahli Muda Pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Barat, Hadi Rahmat, mengungkap salah satu titik terdampak ialah Kecamatan Legonkulon.
Dari hasil asesmen sementara, Hadi menerangkan banjir terjadi salah satunya di Kecamatan Legonkulon. Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 07.00 WIB, dan membuat air pasang meluap hingga merendam pemukiman warga.
Advertisement
Lokasi terdampak
Lokasi terdampak, kata dia, meliputi Desa Mayangan, Dusun Krajan, pada RT 01 dan RT 02 di RW 01; serta Dusun Pondok Bali RT 03 dan RT 04 di RW 02.
Kemudian di Kecamatan Legonwetan banjir meliputi Dusun Krajan RT 01 hingga RT 04 RW 01 serta Dusun Tegalsari RT 05 hingga RT 09 RW 02 di Kecamatan Legonkulon, Kabupaten Subang.
Dari sejumlah titik itu Hadi mengungkap ada ratusan unit rumah yang terendam. Totalnya, ada 753 unit rumah.
“Kerusakan di Desa Mayangan 266 unit rumah terendam, di Desa Legonwetan 487 terendam,” tuturnya.
Dari data tersebut, Hadi menerangkan ada 1.160 kepala keluarga (KK) terdampak. Rinciannya 347 KK di Desa Mayangan, dan 813 KK di Desa Legonwetan.
“Nol korban jiwa," terangnya.
Advertisement
Langkah penanganan
Ia menyampaikan, BPBD Provinsi Jawa Barat telah berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Subang guna melakukan langkah penanganan. Di sisi lain, BPBD Kabupaten Subang telah berdialog dengan aparat setempat guna serta melakukan asesmen langsung ke lokasi kejadian.
BPBD Provinsi Jawa Barat telah berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Subang untuk melakukan langkah penanganan. BPBD Kabupaten Subang juga telah berkoordinasi dengan aparat setempat serta melakukan asesmen langsung ke lokasi kejadian guna memastikan keselamatan warga dan kebutuhan penanganan di lapangan.