Seorang anggota Kepolisian memukul perempuan dengan menggunakan popor senjata. Bripka Akmal Fajri Suksin, anggota dari satuan Kepolisian Perairan dan Udara (Polairud) melakukan hal tersebut dalam kondisi usai mengonsumsi minuman keras.
AdalahcHartina dan saudaranya, Yardi yang menjadi korban. Peristiwa tersebut terjadi di Kota Uneng, Sikka, NTT pada sore hari Minggu (30/11).
"Seorang perempuan melapor ke unit Propram Polres Sikka karena mengalami penganiayaan oleh Bripka Akmal Fajri Suksin, anggota Satpolair Polres Sikka," kata Kabid Humas Polda NTT, Kombes Henry Novika Chandra saat konferensi pers di kantornya, Selasa (2/12).
Ia menjelaskan bahwa dalam keadaan mabuk, Bripka Akmal mendatangi rumah Hartina dan Yardi sambil membawa senjata laras panjang jenis SS1.
Meskipun Henry tidak merinci apa yang terjadi di rumah Hartina dan Yardi, ia menyebutkan bahwa Bripka Akmal memukul keduanya dengan popor senjata, yang mengakibatkan memar pada jari tengah Hartina dan kerusakan pada pintu rumah mereka. Setelah menerima laporan, Unit Propam Polres Sikka segera menuju lokasi dan menangkap Bripka Akmal.
"Kami memastikan senjata api dinas berhasil disita dari pelaku," tambah Henry.
Advertisement
Ditindak Tegas
Henry menekankan bahwa Bripka Akmal sedang menjalani pemeriksaan lebih lanjut oleh Propram Polres Sikka, dan ia memastikan bahwa hukuman yang tepat akan diberikan. "Akan ditindak tegas karena tindakannya tidak mencerminkan institusi," ungkapnya.
Henry juga menegaskan bahwa pihaknya tidak akan menutup-nutupi kesalahan anggota Polri yang terbukti melanggar aturan. "Kami pastikan setiap anggota yang melanggar, apalagi dalam kondisi mabuk dan melakukan kekerasan, akan diproses tegas tanpa kompromi. Polri hadir untuk melindungi, bukan menyakiti masyarakat," kata dia.
Henry menegaskan bahwa Polda NTT berkomitmen untuk menjaga profesionalisme dan integritas institusi. Ia juga memberikan apresiasi kepada masyarakat yang berani melapor. "Setiap laporan pasti ditindaklanjuti sesuai ketentuan. Ini menunjukkan komitmen Polri untuk bertindak cepat, tegas, dan transparan," kata dia.