Pemkab Deli Serdang Salurkan Lagi Bantuan Logistik untuk Warga Terdampak Banjir

Pemkab Deli Serdang kembali menyalurkan **bantuan banjir Deli Serdang** berupa logistik kepada warga terdampak di dua kecamatan, menegaskan komitmen penanganan bencana.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Pemkab Deli Serdang Salurkan Lagi Bantuan Logistik untuk Warga Terdampak Banjir
Pemkab Deli Serdang kembali menyalurkan **bantuan banjir Deli Serdang** berupa logistik kepada warga terdampak di dua kecamatan, menegaskan komitmen penanganan bencana. (AntaraNews)

Pemerintah Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, kembali menyalurkan bantuan logistik kepada masyarakat yang terdampak bencana banjir. Penyaluran ini menyasar dua kecamatan yang masih tergenang air, yakni Sunggal dan Labuhan Deli. Langkah ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Pemkab Deli Serdang dalam penanganan dan penanggulangan dampak banjir.

Bantuan berupa bahan makanan tersebut diserahkan langsung oleh Asisten I Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Zainal Abidin Hutagalung. Penyerahan dilakukan pada hari Sabtu di kantor camat masing-masing wilayah. Ini menunjukkan keseriusan pemerintah daerah dalam memastikan kebutuhan dasar warga terpenuhi.

Camat Sunggal, Danang Purnama Yudha, dan Camat Labuhan Deli, Zulfahri Harahap, menerima bantuan ini secara simbolis. Distribusi logistik diharapkan dapat meringankan beban warga yang masih mengungsi atau kesulitan memasak di rumah mereka. Pemkab Deli Serdang terus berupaya maksimal untuk membantu masyarakat.

Asisten I Zainal Abidin Hutagalung menjelaskan bahwa pendistribusian bantuan merupakan bagian dari upaya penanganan bencana. Logistik ini didorong untuk mendukung dapur umum yang telah didirikan oleh pemerintah kecamatan dan desa. Tujuannya adalah memastikan ketersediaan makanan siap saji bagi warga terdampak.

"Kita sudah mendorong logistik untuk dapur umum yang didirikan pemerintah kecamatan dan desa," kata Zainal Abidin. Ia menambahkan, "Logistik ini akan disalurkan ke dapur umum desa untuk menyiapkan makanan siap saji bagi masyarakat, terutama yang mengungsi dan tidak dapat memasak di rumah." Ini menunjukkan fokus pada kebutuhan pangan mendesak.

Kedua wilayah, Kecamatan Sunggal dan Labuhan Deli, masih menghadapi genangan banjir yang cukup tinggi. Sejumlah warga masih memilih untuk bertahan di rumah-rumah tetangga yang memiliki lantai lebih tinggi. Kondisi ini membuat dapur umum menjadi sangat vital dalam menyediakan asupan makanan bagi mereka.

Zainal Abidin Hutagalung juga mengimbau masyarakat agar tetap bersabar menghadapi musibah banjir yang terjadi. Ia menekankan pentingnya ketenangan dan komunikasi antarwarga dalam situasi sulit ini. Koordinasi yang baik diharapkan dapat membantu mengatasi tantangan bersama.

"Kita terus berusaha menyiapkan kebutuhan dan layanan untuk mengurangi kesulitan masyarakat," ujarnya. Ia menambahkan, "Semoga warga tetap tabah menghadapi musibah ini." Pesan ini disampaikan untuk memberikan dukungan moral kepada para korban banjir di Deli Serdang.

Sebelumnya, Bupati Deli Serdang, Asri Ludin Tambunan, telah memerintahkan seluruh jajarannya untuk bergerak cepat. Perintah tersebut mencakup penerimaan aduan dan pelaksanaan evakuasi warga terdampak banjir. Kesigapan pemerintah daerah menjadi kunci dalam penanganan awal bencana.

Bupati Asri Ludin Tambunan menegaskan bahwa seluruh pihak telah dikerahkan untuk evakuasi masyarakat terdampak. Posko pengungsian, layanan kesehatan, dan dapur umum terus didirikan di lokasi-lokasi strategis. Ini menunjukkan respons cepat dan komprehensif dari pemerintah daerah.

"Seluruh pihak sudah dikerahkan untuk melakukan evakuasi kepada masyarakat terdampak," kata Bupati. Ia melanjutkan, "Posko pengungsian, layanan kesehatan, dan dapur umum terus didirikan." Prioritas utama adalah keselamatan dan kesejahteraan warga.

Selain itu, seluruh fasilitas kesehatan, baik rumah sakit daerah maupun Puskesmas, disiagakan penuh. Mereka siap menampung warga yang membutuhkan perawatan medis akibat dampak banjir. Tidak ada fasilitas kesehatan yang diizinkan menolak pasien dalam situasi darurat ini.

"Semuanya harus bergerak, berdampak, dan zero korban jiwa," tegas bupati. Ia juga menekankan, "Tidak ada Puskesmas atau layanan kesehatan yang menolak pasien." Komitmen ini bertujuan untuk memastikan tidak ada korban jiwa dan setiap warga mendapatkan penanganan yang layak.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi