Kakorlantas Bikin Aturan Unik, Pelaku Balap Liar Wajib Sujud ke Orangtua dan Panggil Juga Gurunya

Mereka yang terjaring operasi tersebut tidak dilakukan penilangan oleh petugas. Akan tetapi, diminta untuk sujud kepada orangtuanya masing-masing.

Nur Habibie
Oleh Nur Habibie - Reporter
Kakorlantas Bikin Aturan Unik, Pelaku Balap Liar Wajib Sujud ke Orangtua dan Panggil Juga Gurunya
Kakorlantas Polri, Irjen Agus Suryonugroho (Liputan6.com/Istimewa) (@ 2025 merdeka.com)

Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Agus Suryonugroho mengatakan, jika balap liar sudah menjadi Target Operasi (TO) dalam Operasi Zebra 2025.

Hal ini dikatakan dalam rapat kerja bersama Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (27/11).

"Balap liar sudah menjadi TO operasi zebra tahun ini, sekarang sudah hari ke-10. Sudah ratusan balap liar yang kami tindak dengan edukatif. Jadi 100 kita tangkap balap liar, tidak kami tilang Pak," kata Agus dalam rapat.

Diminta untuk sujud

Namun, mereka yang terjaring operasi tersebut tidak dilakukan penilangan oleh petugas. Akan tetapi, diminta untuk sujud kepada orangtuanya masing-masing.

"Kami bawa ke Polres, kami bawa ke Polda. Pagi kami panggil orangtuanya, suruh sujud kepada orangtuanya, terus kami panggil gurunya, kita suruh pulang, Pak," jelasnya.

"Kecuali yang kosong kendaraannya, yang brong itu tetap kita tilang. Tetapi kita mengedepankan humanis, supaya kita tetap dengan masyarakat. Jadi polisi tidak dibenci Pak," sambungnya.

Mantan Wakapolda Jawa Tengah ini mengungkapkan, pihaknya tidak bangga untuk melakukan penegakan hukum terhadap para pelanggar lalu lintas.

"Jadi kami tidak bangga melakukan penegakan hukum, tetapi cara-cara humanis, komunikasi untuk memberi edukasi ke masyarakat," ungkapnya.

"Dan ini, balap liar ini, bukan hanya satu aspek pelanggaran, ini adalah aspek sosial, ini adalah kenakalan remaja. Jadi banyak yang punya kepentingan untuk bisa maintenance dari balap liar," katanya.

Rekomendasi