Wakapolri Dedi Prasetyo menegaskan, sikap personel kepolisian tidak boleh arogan, hedon dan flexing. Dedi mengatakan, kepolisian juga harus melihat kondisi masyarakat secara objektif.
"Polri jangan berlaku hedon, flexing. Ya, Polri betul-betul harus betul-betul melihat bagaimana kondisi masyarakat secara objektif,” ucapnya.
Dedi Prasetyo mengakui banyaknya permasalahan kepolisian, karena pengawasan tidak diperketat. Sehingga, terjadi aksi arogansi di kepolisian.
Hal ini diungkapkan Dedi Prasetyo dalam rapat kerja (raker) bersama Komisi III DPR di Gedung DPR, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (18/11).