Di balik sisik berkilau dan gerakannya yang elegan, ikan arwana telah lama menjadi bintang di dunia ikan hias. Tidak hanya digemari karena keindahannya, arwana juga dikenal sebagai salah satu ikan hias dengan nilai jual paling tinggi, bahkan beberapa jenis langkanya menembus harga ratusan juta rupiah per ekor.
Arwana berasal dari famili Osteoglossidae dan diperkirakan telah hidup sejak 220 juta tahun lalu, berdasarkan temuan fosil. Persebarannya luas, mulai dari Asia Tenggara, Afrika, Australia, hingga Amerika Selatan. Berbagai jenisnya, seperti arwana merah, arwana emas, dan arwana perak, memiliki karakteristik unik yang menjadi daya tarik tersendiri.
Arwana Asia, terutama jenis super red dan golden arowana, menjadi yang paling diminati. Selain karena warnanya yang mencolok, jenis ini dipercaya membawa keberuntungan, kemakmuran, dan status sosial bagi pemiliknya. Tak heran, arwana sering dianggap lebih dari sekadar ikan peliharaan.
Bagi para penggemarnya, arwana bukan sekadar ikan hias, tetapi simbol prestise. Banyak orang rela mengeluarkan biaya besar demi memiliki arwana dengan warna tajam dan bentuk tubuh sempurna. Selain dianggap membawa keberuntungan, arwana juga dipercaya mampu menjadi "penjaga" rumah karena kepekaannya terhadap perubahan lingkungan.
Salah satu peternakan arwana berada di Jasinga, Bogor, Jawa Barat. Berawal dari hobi memelihara satu hingga dua ekor arwana, sang pemilik, Jhon Hendri, kemudian mengembangkan usaha ini di lahan seluas satu hektare. Kawasan Jasinga dipilih karena kondisi air dan udaranya mendekati habitat asli arwana di Kalimantan, sehingga ideal untuk proses pembesaran dan pembiakan.
Di peternakan ikan arwana ini dikembangbiakkan ikan arwana super red, yang memilik genetik ikan arwana terbaik di dalam negeri Ikan-ikan ini dipersiapkan untuk pasar ekspor maupun kebutuhan dalam negeri. Saat ini, farm tersebut fokus pada kegiatan pembiakan dan pembesaran hasil breeding untuk dijadikan indukan baru yang lebih berkualitas.
Keindahan, nilai ekonomi tinggi, serta mitos keberuntungan menjadikan arwana tetap bertahan sebagai primadona di dunia ikan hias, dan daya tarik itu sepertinya tidak akan pudar dalam waktu dekat.