Pramono Anung Minta Wali Kota Jakut Rawat Persitara, Ikon Sepak Bola Jakarta Utara

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meminta Wali Kota Jakarta Utara untuk merawat Persitara, klub sepak bola ikonik yang berjuang di Liga 3 Nasional, serta mengatasi hambatan pemanfaatan Stadion Tugu.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Pramono Anung Minta Wali Kota Jakut Rawat Persitara, Ikon Sepak Bola Jakarta Utara
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meminta Wali Kota Jakarta Utara untuk merawat Persitara, klub sepak bola ikonik yang berjuang di Liga 3 Nasional, serta mengatasi hambatan pemanfaatan Stadion Tugu. (AntaraNews)

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung baru-baru ini menyampaikan permintaan penting kepada Wali Kota Jakarta Utara, Hendra Hidayat. Ia meminta agar klub sepak bola kebanggaan daerah, Persatuan Sepak Bola Jakarta Utara (Persitara), mendapatkan perhatian dan perawatan maksimal. Klub berjuluk "Laskar Si Pitung" ini sedang berjuang di kancah Liga 3 Nasional, membutuhkan dukungan penuh untuk mencapai prestasi lebih tinggi.

Permintaan ini disampaikan Pramono dalam sebuah kesempatan di Jakarta pada Sabtu (15/11), menekankan bahwa Persitara merupakan ikon penting bagi Jakarta Utara. Keberadaan klub ini dianggap mampu menyemarakkan peta sepak bola nasional, khususnya jika dapat mendampingi Persija Jakarta di kompetisi tertinggi. Hal ini juga diharapkan dapat menjadi pemersatu bagi masyarakat Jakarta Utara yang beragam.

Lebih lanjut, Pramono juga menyoroti belum optimalnya pemanfaatan Stadion Tugu yang telah direvitalisasi sebagai kandang Persitara. Ia menegaskan kepada Wali Kota untuk segera menangani setiap hambatan birokrasi yang mungkin menghalangi penggunaan stadion tersebut. Dukungan penuh dari pemerintah daerah diharapkan dapat mendorong Persitara meraih kesuksesan di masa depan.

Pentingnya Peran Persitara bagi Jakarta Utara

Pramono Anung secara tegas menitipkan Persitara kepada Wali Kota Jakarta Utara sebagai ikon daerah yang harus dijaga. "Kami menitip kepada Wali Kota Jakarta Utara untuk merawat klub sepakbola Persitara yang merupakan ikon Jakarta Utara," kata Pramono. Klub sepak bola ini bukan hanya sekadar tim, melainkan representasi semangat dan identitas warga Jakarta Utara di kancah olahraga nasional.

Peran Persitara menjadi sangat vital, terutama saat klub ini berjuang di Liga 3 Nasional. Kehadiran Persitara di kompetisi sepak bola nasional diharapkan dapat menambah semarak persepakbolaan ibu kota, mendampingi Persija Jakarta. Kedua tim asal Jakarta ini bahkan memiliki potensi untuk berbagi kandang di Jakarta Utara, menunjukkan sinergi yang kuat.

Gubernur Pramono juga menekankan pentingnya persatuan di kalangan masyarakat Jakarta Utara. Ia meminta Wali Kota dan tokoh-tokoh setempat untuk mempersatukan perbedaan yang ada demi kemajuan Persitara. Dukungan kolektif dari seluruh elemen masyarakat akan menjadi kunci keberhasilan klub ini di masa depan.

Tantangan Pemanfaatan Stadion Tugu dan Dukungan Penuh

Meskipun revitalisasi Stadion Tugu telah selesai dan diresmikan oleh Pramono Anung, ia mempertanyakan mengapa stadion tersebut belum dimanfaatkan secara optimal oleh Persitara. Stadion Tugu seharusnya menjadi markas utama bagi "Laskar Si Pitung" untuk berlatih dan bertanding, memberikan keuntungan kandang yang signifikan.

Menanggapi potensi hambatan, Pramono menegaskan bahwa Wali Kota Jakarta Utara harus sigap menangani setiap birokrasi yang menghalangi pemanfaatan stadion. Ia bahkan meminta Wali Kota untuk melaporkan langsung kepadanya jika ada pihak yang menghalangi. "Kalau ada yang menghalangi, bilang sama saya, itu sudah dipakai untuk Persitara dan yang paling penting saya ingin Pak Wali, tolong untuk Persitara benar-benar dirawat," tegasnya.

Pernyataan ini menunjukkan komitmen kuat dari Gubernur DKI Jakarta untuk memastikan Persitara mendapatkan fasilitas terbaik. Dukungan penuh dari pemerintah daerah, termasuk dalam mengatasi masalah infrastruktur seperti Stadion Tugu, sangat krusial bagi perkembangan dan prestasi klub sepak bola kebanggaan Jakarta Utara ini.

Optimisme dan Harapan dari Wali Kota serta Manajemen Persitara

Wali Kota Jakarta Utara, Hendra Hidayat, menyambut baik permintaan Gubernur Pramono Anung dan menyatakan kegembiraannya atas keberhasilan Persitara lolos ke Liga 3 Nasional. Hendra berharap Persitara dapat terus meraih prestasi tertinggi dalam kompetisi sepak bola Tanah Air. "Keberhasilan ini bukan hanya sebuah juara, tapi juga simbol dari dedikasi, persatuan dan semangat juang tinggi yang patut menjadi teladan bagi kita semua," ujar Hendra.

Senada dengan Wali Kota, Manajer Persitara, Suaib Sulaiman, melihat klub ini sebagai "rumah besar semua warga Jakarta Utara". Menurutnya, Persitara berfungsi sebagai penyatu, peningkat ekonomi lokal, wadah kebersamaan, sekaligus forum diskusi bagi masyarakat. Visi ini menunjukkan bahwa Persitara memiliki dampak yang lebih luas dari sekadar prestasi di lapangan hijau.

Suaib Sulaiman juga optimistis bahwa Persitara dapat terus melaju ke kompetisi yang lebih tinggi, membawa harum nama Jakarta Utara. "Target kita tentu berlaga di Liga 1 atau Utama. Sepak bola juga bisa menjawab sarana promosi yang efektif agar Jakarta Utara semakin dikenal luas,” kata Suaib. Ambisi ini sejalan dengan harapan Gubernur Pramono Anung untuk melihat Persitara bersinar di kancah sepak bola nasional.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi