Kecelakaan Kereta Api atau KA Bangunkarta dengan sebuah mobil dan dua sepeda motor terjadi di perlintasan KA di Prambanan, Kabupaten Sleman, DIY, Selasa (4/11) lalu. Korban meninggal dunia karena kecelakaan ini bertambah dari tiga orang menjadi empat orang.
Kasatreskrim Polresta Sleman, AKP Mateus Wiwit Kustiyadi mengatakan, tambahan satu korban meninggal ini adalah seorang balita (berinisial EA). Korban ini meninggal dunia pada Selasa (11/11) lalu.
"Korban yang meninggal itu empat. Yang bayi meninggal, dua hari yang lalu," kata Mateus, Kamis (13/11).
Mateus menuturkan balita yang meninggal ini bukanlah balita yang ada di dalam mobil. Balita ini bersama orang tuanya sedang berjalan kaki di tempat kejadian.
"Balita ini bersama orang tuanya saat kejadian. Saat itu karena melihat kereta sudah dekat, mereka sudah menghindar tapi masih kena," ungkap Mateus.
Advertisement
Sebelumnya Tiga Orang Meninggal Dunia
Diberitakan sebelumnya, Kapolsek Prambanan Kompol Dede Setiyarto menyebut pada Selasa (4/11) ada tiga orang meninggal dunia karena kecelakaan KA Bangunkarta. Ketiga korban meninggal ini adalah pengemudi sepeda motor dan pembonceng.
Ketiga korban ini yakni seoramg pria berinisial GJAG (26) warga Manirenggo, Klaten, Jawa Tengah, pria berinisial S dan perempuan berinisial K warga Sorosutan, Kota Yogyakarta, DIY.
Selain tiga orang meninggal dunia, ada pula 6 orang yang mengalami luka. Empat orang berada di dalam mobil yakni sopir mobil berinisial OENS (26), istri sopir NSA (26) dan dua anak berinisial KMP (2) dan MA berusia dua bulan.
Sedangkan dua korban lain adalah warga berinisial SA dan anaknya berinisial EA yang berusia 1 tahun 7 bulan.