Presiden Prabowo Subianto diagendakan melantik Komite Reformasi Polri di Istana Kepresidenan Jakarta, Jumat (7/11/2025) sore. Pelantikan rencananya dilakukan pada pukul 16.00 WIB.
Berdasarkan informasi dihimpun, nama Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan, Yusril Ihza Mahendra masuk ke dalam daftar anggota Komite Reformasi Polri bentukan Prabowo. Namun saat dikonfirmasi, Yusril mengaku belum mengetahuinya.
"Saya dilantik atau tidak saya belum tahu. Tapi betul nanti jam 16.00 WIB akan ada pelantikan Komite Reformasi Polri. Tapi siapa saja yang akan dilantik, saya belum tahu," kata Yusril saat dikonfirmasi, Jumat.
Advertisement
Yusril Akui Diundang Pelantikan
Dia membenarkan diundang menghadiri pelantikan Komite Reformasi Polri. Hanya saja, Yusril tak mengetahui apakah dirinya juga akan dilantik menjadi anggota Komite Reformasi Polri.
"Saya memang diundang hadir ke acara itu, tapi belum tahu apa akan dilantik atau tidak. Nanti didengar saja ketika Kepresnya dibacakan," jelasnya.
Advertisement
Jimly Asshiddiqie Akui Masuk Komite Reformasi Polri
Selain Yusril, ada nama Pakar Hukum Tata Negara Jimly Asshiddiqie yang dikabarkan juga akan dilantik menjadi Komite Reformasi Polri. Jimly pun membenarkannya.
"Ya," ucap Jimly singkat saat dihubungi Liputan6.com, Jumat.
Advertisement
Prabowo Kantongi 9 Nama
Sebelumnya, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengatakan Presiden Prabowo Subianto sudah mengantongi 9 nama Anggota Komite Reformasi Polri. Saat ditanya apakah ada mantan Kapolri yang menjadi anggota komite, Prasetyo meminta semua pihak menunggu pengumuman dari Prabowo.
"(Nama-nama) Sudah (ada). Anggota kurang lebih sembilan orang. Nanti tunggu nama-namanya," kata Prasetyo di Istana Negara Jakarta, Rabu (8/10/2025).
Dia mengaku belum mengetahui kapan susunan Anggota Komite Reformasi Polri akan diumumkan. Prasetyo memastikan Prabowo akan mengumumkannya dalam waktu dekat.
"Tunggu tanggal mainnya, nanti ada hari khususnya. Insya Allah," ucapnya.
Prasetyo menjelaskan sembilan anggota Komite Reformasi Polri berasal dari berbagai latar belakang. Dia memastikan tokoh-tokoh yang menjadi Komite Reformasi Polti memiliki pengalaman dan kompetensi di bidangnya.
"Ya bermacam-macam, tapi yang pasti adalah tokoh-tokoh yang memiliki kompetensi di bidang hukum dan tokoh-tokoh yang memiliki pengalaman dan kompetensi di bidang kepolisian," jelas Prasetyo.