Fakta Unik SIER: Bangun Pintu Air dan Perkuat Drainase, SIER Cegah Banjir di Kawasan Industri

PT SIER mengambil langkah strategis dengan memperkuat sistem drainase dan mitigasi risiko untuk SIER cegah banjir di kawasan industri saat musim hujan. Apa saja upaya yang dilakukan?

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Fakta Unik SIER: Bangun Pintu Air dan Perkuat Drainase, SIER Cegah Banjir di Kawasan Industri
PT SIER mengambil langkah strategis dengan memperkuat sistem drainase dan mitigasi risiko untuk SIER cegah banjir di kawasan industri saat musim hujan. Apa saja upaya yang dilakukan? (AntaraNews)

PT Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER) telah mengambil langkah-langkah proaktif untuk memastikan kawasan industrinya aman dari ancaman banjir. Perusahaan pengelola kawasan industri ini secara sigap memperkuat sistem drainase dan melakukan mitigasi risiko secara menyeluruh. Upaya ini bertujuan untuk melindungi operasional dan investasi di area tersebut, khususnya saat musim penghujan tiba.

Berbagai langkah strategis telah disiapkan sebagai upaya mitigasi risiko musim penghujan, mulai dari pemeliharaan hingga perbaikan infrastruktur. Inisiatif ini tidak hanya melibatkan internal perusahaan, tetapi juga mengkombinasikan kolaborasi dengan pemangku kepentingan di sekitar kawasan. Hal ini menunjukkan komitmen SIER dalam menjaga keberlangsungan aktivitas ekonomi di wilayahnya.

Plt Direktur Utama PT SIER, Rizka Syafittri Siregar, menegaskan bahwa upaya antisipasi telah dimulai dengan serangkaian perbaikan dan pembersihan saluran air serta jalan. "Telah disiapkan berbagai langkah strategis sebagai upaya mitigasi risiko musim penghujan, baik yang sifatnya pemeliharaan atau perbaikan infrastruktur yang dilakukan secara internal maupun yang melibatkan para pemangku kepentingan yang berada di area sekitar kawasan," ujarnya di Surabaya, Senin.

Infrastruktur Drainase Diperkuat, SIER Cegah Banjir Lebih Efektif

Upaya SIER dalam memperkuat infrastruktur drainase dimulai dengan perbaikan dan pembersihan saluran air yang masif. Pemasangan U-ditch dan box culvert telah rampung di saluran Jalan Berbek Industri I, III, dan IV. Langkah ini krusial untuk memastikan aliran air dapat mengalir dengan lancar dan tidak meluap saat curah hujan tinggi.

Selain itu, pemasangan serupa di Jalan Rungkut Industri III sisi timur masih terus berlangsung, menunjukkan komitmen berkelanjutan SIER. Sebagai anggota Holding BUMN Danareksa, SIER juga telah membangun pintu air di dua titik strategis, yaitu di Rungkut Industri III sisi barat dan timur. Penambahan pompa di beberapa lokasi penting turut dilakukan untuk meningkatkan kapasitas pembuangan air.

Di area Berbek Industri, rumah pompa yang sudah ada dan baru selesai dibangun dipastikan berfungsi secara optimal. Pemeriksaan rutin dan pemeliharaan menjadi prioritas agar semua sistem dapat bekerja maksimal. Keberadaan infrastruktur ini sangat vital untuk mencegah genangan air yang dapat mengganggu aktivitas industri dan masyarakat sekitar.

Optimalisasi Waduk dan Kolaborasi Lintas Sektor

Rizka Syafittri Siregar juga menjelaskan bahwa upaya pendalaman waduk telah dimulai untuk memaksimalkan fungsinya sebagai penampungan air hujan. Pendalaman ini dilakukan pada waduk 2 dan waduk 3 yang berada di Jalan Rungkut Industri IV, dan akan terus berlanjut secara bertahap ke area waduk lainnya. Kapasitas waduk yang lebih besar akan membantu menampung volume air yang meningkat selama musim hujan.

SIER tidak bekerja sendiri dalam SIER cegah banjir; mereka menjalin kerja sama erat dengan berbagai pihak. Salah satunya adalah kolaborasi dengan PT HM Sampoerna, salah satu tenant di kawasan tersebut, dan juga Pemerintah Kota Surabaya. Kerja sama ini difokuskan pada pembersihan eceng gondok di sungai perbatasan Kali Tambak Oso. Pembersihan ini penting untuk memastikan aliran air tetap lancar menuju sungai utama dan tidak terhambat.

Selain itu, perantingan pohon juga dilakukan di Jalan Raya Industri, yang merupakan jalan utama, dan di area Berbek yang mengarah ke tol Juanda. Langkah ini diambil untuk mengantisipasi potensi bahaya pohon tumbang saat hujan deras disertai angin kencang. Keselamatan pengendara dan kelancaran lalu lintas menjadi perhatian utama dalam upaya mitigasi risiko ini.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi