Antisipasi Banjir, Jalur Rel Perlintasan Kaligawe Semarang Ditinggikan 30 cm

PT KAI meninggikan jalur kereta di Jalan Kaligawe Raya kjalur Stasiun Semarang.

Danny Adriadhi Utama
Oleh Danny Adriadhi Utama - Reporter
Antisipasi Banjir, Jalur Rel Perlintasan Kaligawe Semarang Ditinggikan 30 cm
jalur rel kereta api kaligawe (Danny Adriadhi Utama)

PT Kereta Api Indonesia (KAI) meninggikan jalur rel kereta api di perlintasan sebidang JPL 05 Km 2+7/8 sekitar Jalan Kaligawe Raya jalur Stasiun Semarang Tawang dan Alastua. Peninggian rel yang terdampak banjir itu untuk memitigasi risiko genangan air yang kerap mengganggu kelancaran perjalanan kereta api.

"Peninggian rel ini dilakukan sekitar 30 cm dengan metode pembongkaran perlintasan, penambahan batu ballast (kricak), penstabilan rel, dan pengaspalan oleh KAI," kata Manager Humas KAI Daop 4 Semarang Franoto Wibowo, Jumat (31/10)

Selain untuk mengatasi gangguan genangan air, peninggian rel juga menjadi bentuk persiapan menghadapi angkutan Nataru 2025 dan Lebaran 2026.

Warga disarankan lewat jalur alternatif

Perlintasan kereta di kaligawe
Perlintasan kereta di kaligawe Danny Adriadhi Utama

"Jadi dengan meninggikan rel, kami memastikan jalur tetap optimal terutama di titik padat kendaraan seperti Jalan Kaligawe, sehingga operasional KA menjadi lancar tanpa gangguan akibat genangan air," ungkapnya.

Masyarakat disarankan melewati jalur alternatif selama pengerjaan peninggian rel agar terhindar macet.

"KAI Daop 4 Semarang telah berkoordinasi dengan pihak kepolisian, Dinas PU dan Dinas Perhubungan setempat guna mendukung kelancaran arus lalu lintas dan proses pengerjaan di lokasi tersebut," jelasnya.



Genangan mulai surut

Meski genangan air di jalur KA Semarang Tawang-Alastua sudah mulai surut. Namun kecepatan kereta masih dibatasi. Sebagai bagian dari upaya normalisasi.

"Hari ini ditambahkan 15 gerbong batu ballast (kricak) untuk meningkatkan ketinggian jalur. Kami optimis setelah peninggian jalur ini, kecepatan kereta bisa meningkat hingga 60 km/jam pada sore hari, sehingga keterlambatan bisa diminimalisir," pungkasnya.

Rekomendasi