Sidak Lapas Cikarang Temukan Puluhan Barang Terlarang di Blok Yudistira, Wujudkan 'Zero Halinar

Lapas Cikarang gelar sidak blok hunian Yudistira, temukan puluhan barang terlarang dan lakukan tes urine. Upaya serius mewujudkan 'Zero Halinar' di lingkungan Lapas.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Sidak Lapas Cikarang Temukan Puluhan Barang Terlarang di Blok Yudistira, Wujudkan 'Zero Halinar
Lapas Cikarang gelar sidak blok hunian Yudistira, temukan puluhan barang terlarang dan lakukan tes urine. Upaya serius mewujudkan 'Zero Halinar' di lingkungan Lapas. (AntaraNews)

Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, menggelar inspeksi mendadak (sidak) pada Sabtu malam, 25 Oktober. Kegiatan ini dimulai pukul 19.00 WIB di blok hunian Yudistira. Sidak Lapas Cikarang tersebut merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk mewujudkan area "Zero Halinar" di lingkungan Lapas.

Petugas Lapas Cikarang bersama aparat kepolisian setempat melakukan penggeledahan komprehensif. Mereka menyisir kamar hunian dan badan warga binaan di sejumlah sel yang telah ditentukan. Langkah ini bertujuan mendeteksi dini potensi gangguan keamanan dan ketertiban secara menyeluruh.

Kepala Lapas Kelas IIA Cikarang, Urip Dharma Yoga, menyatakan bahwa sidak ini dilakukan secara berkala. Tujuannya adalah menjaga stabilitas serta iklim kondusif di dalam Lapas. Setelah penggeledahan, sepuluh warga binaan juga menjalani tes urine sebagai bagian dari pemeriksaan.

Deteksi Dini dan Barang Terlarang yang Ditemukan dalam Sidak

Kegiatan sidak blok hunian ini merupakan deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban. Pelaksanaan dilakukan secara komprehensif dan berkala guna menjaga stabilitas serta iklim kondusif di lingkungan Lapas Cikarang. Apel pengarahan terkait teknis dan pembagian tugas pelaksanaan penggeledahan kamar hunian mengawali kegiatan ini.

Penggeledahan kamar hunian dan badan warga binaan difokuskan di blok Yudistira. Area yang disasar mencakup kamar C1.1, C1.2, C1.3, C1.4, C1.5, C2.8, C2.9, C2.10, C2.11, dan C2.12. Petugas memastikan tidak ada celah bagi barang terlarang untuk masuk atau berada di dalam sel.

Dari hasil sidak malam itu, sejumlah barang terlarang berhasil disita oleh petugas gabungan. Barang-barang ini berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban di dalam Lapas. Penemuan ini menunjukkan pentingnya pelaksanaan sidak secara rutin dan mendalam.

Barang terlarang yang disita antara lain adalah 10 buah sikat gigi, 12 korek gas, tiga set kartu remi, dua unit telepon genggam, satu set kartu AS, dua kabel instalasi, tiga sabuk, dan empat pencukur kumis. Selain itu, ditemukan juga lima botol parfum, empat batang besi, satu tali sepatu, dua unit obeng, tiga paku ukuran kecil, dua unit flashdisk, satu kawat, satu pisau cutter, hingga tujuh amplas. Seluruh barang sitaan tersebut langsung dimusnahkan di lokasi.

Komitmen Lapas Cikarang Wujudkan Area "Zero Halinar"

Urip Dharma Yoga menekankan bahwa kegiatan sidak blok hunian dan tes urine ini merupakan komitmen Lapas Cikarang. Tujuannya adalah mewujudkan lingkungan lapas yang kondusif melalui kegiatan preventif. Upaya ini dilakukan secara berkelanjutan untuk memastikan tidak ada handphone, praktik pungli, maupun penyalahgunaan narkoba.

Selain penggeledahan, tes urine juga dilakukan kepada 10 warga binaan yang dipilih secara acak. Hasil tes urine menunjukkan seluruhnya negatif dari penyalahgunaan narkoba. Ini merupakan indikator positif dari upaya pencegahan yang telah dilakukan.

Kegiatan sidak Lapas Cikarang yang melibatkan petugas lapas bersama jajaran kepolisian ini berjalan dengan aman dan kondusif. Tidak ada insiden yang mengganggu jalannya pemeriksaan. Kondisi ini menunjukkan kerja sama yang baik antara pihak Lapas dan kepolisian setempat.

Komitmen untuk menjaga stabilitas dan ketertiban di Lapas Cikarang akan terus dipertahankan. Berbagai kegiatan preventif akan terus digalakkan untuk menciptakan lingkungan yang aman. Hal ini demi mendukung proses pembinaan warga binaan yang lebih efektif.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi