Presiden Prabowo Subianto memberikan tanda kehormatan kepada 18 Purnawirawan Jenderal TNI, di KRI dr. Radjiman Wedyodiningrat, Markas Komando Lintas Laut Militer, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (02/10). Salah satunya purnawirawan TNI Bibit Waluyo.
Sosok Bibit Waluyo mungkin familiar di telinga masyarakat Jawa Tengah.
Bahkan dia berkonflik dengan Joko Widodo ketika masih menjabat wali kota Solo. Kala itu, Jokowi menentang rencana penggunaan bekas lahan pabrik Es Saripetojo di kawasan Purwosari.
Dalam karier militer, sosok Bibit Waluyo merupakan lulusan AKABRI Darat Magelang tahun 1972.
Dia mengawali karirnya sebagai Dantonpur Kodam II / Bukit Barisan (1973) dengan pangkat Letnan Dua.
Kemudian tahun 1986-1988, Bibit Waluyo mengemban tugas sebagai Komandan Batalyon Infanteri Brigif 407 Slawi. Kala itu, dia berhasil melakukan tugas operasi di Timor Timur.