Tim Woodball Indonesia mencatatkan sejarah baru dalam ajang 4th World Cup Beach Woodball 2025 di Rayong, Thailand. Mereka berhasil memborong total 12 medali, terdiri dari 4 emas, 3 perak, dan 5 perunggu. Prestasi ini diraih dari 14 nomor yang dipertandingkan dalam kejuaraan bergengsi tersebut.
Meskipun hanya diperkuat oleh 10 atlet, tim Merah Putih menunjukkan performa luar biasa di kancah internasional. Jumlah atlet ini jauh lebih sedikit dibandingkan tuan rumah Thailand yang menurunkan 24 atlet. Pencapaian ini menegaskan potensi besar atlet-atlet woodball Indonesia.
Ketua Umum Indonesia Woodball Association (IWbA), Aang Sunadji, menyatakan kebanggaannya atas hasil tersebut. "Ini sebuah pencapaian luar biasa. Dengan kekuatan yang terbatas, para atlet kita mampu menampilkan semangat juang tinggi dan meraih 4 emas," ujarnya di Jakarta, Sabtu.
Advertisement
Advertisement
Dominasi Medali Emas oleh Atlet Woodball Indonesia
Tim Medali Woodball Indonesia berhasil mengamankan empat medali emas yang sangat membanggakan. Emas pertama datang dari nomor team stroke putri, diperkuat oleh Siti Masithah, Falisha Galiana Noya, Aileen Christabel Melati Putri, Finda Tri Setianingrum, dan Nur Hafifa Syarah. Kekompakan tim ini menjadi kunci keberhasilan mereka.
Duet Siti Masithah dan Finda Tri Setianingrum kembali menunjukkan dominasinya. Mereka sukses meraih medali emas kedua di nomor double stroke putri. Keahlian individu dan kerja sama tim menjadi faktor penentu kemenangan mereka.
Siti Masithah menambah koleksi emas pribadinya dengan meraih emas ketiga di nomor single fairway putri. Penampilan konsistennya di berbagai nomor menjadi bukti kualitas atlet woodball Indonesia ini. Emas keempat disumbangkan oleh pasangan Muhammad Indaka Pia Ramadhan dan Nur Hafifa Syarah di nomor double mix fairway.
Advertisement
Advertisement
Perolehan Medali Perak dan Perunggu yang Gemilang
Selain medali emas, tim Medali Woodball Indonesia juga sukses membawa pulang tiga medali perak. Medali perak pertama diraih oleh team stroke putra yang beranggotakan Ahris Sumariyanto, Muhammad Indaka, Marga Susilo Nugraha, I Putu Ari Kuncoro, dan Rifqi Najmuddin Najib. Perjuangan mereka patut diacungi jempol.
Dua medali perak lainnya datang dari nomor fairway double putra melalui pasangan Ahris Sumariyanto dan I Putu Ari Kuncoro. Sementara itu, Siti Masithah dan Finda Tri Setianingrum kembali menyumbangkan perak di nomor fairway double putri, melengkapi dominasi mereka. Konsistensi para atlet woodball Indonesia ini sangat terlihat.
Tim Merah Putih juga berhasil mengoleksi lima medali perunggu dari berbagai nomor. Medali ini berasal dari fairway team putra, team putri, double putra, stroke double putra, dan stroke mix double. Perolehan ini menunjukkan kedalaman skuad dan kemampuan bersaing di berbagai kategori.
Advertisement
Advertisement
Peningkatan Prestasi dan Apresiasi untuk Tim Woodball Indonesia
Ketua Umum IWbA, Aang Sunadji, menyoroti peningkatan signifikan dalam prestasi tim woodball Indonesia. Hasil di Thailand ini jauh lebih baik dibandingkan World Beach Woodball Championship 2023 di Malaysia, yang hanya menghasilkan satu emas dan satu perunggu. Ini menandakan perkembangan positif dalam pembinaan atlet.
Meskipun tuan rumah Thailand keluar sebagai juara umum dengan sembilan emas, semangat juang "Garuda Muda" tetap dipuji. Seluruh 10 atlet yang diberangkatkan berhasil menyumbangkan medali, menunjukkan efektivitas dan kualitas setiap individu dalam tim. Ini adalah bukti nyata dedikasi mereka.
Selain Kejuaraan Dunia, Tim Woodball Indonesia juga berpartisipasi dalam 1st Thailand Open International Beach Woodball Championship 2025. Dalam ajang ini, mereka berhasil menambah tiga medali emas dari nomor stroke double putra, stroke double putri, dan team stroke putri. Aang Sunadji juga menyampaikan terima kasih kepada para sponsor yang telah mendukung prestasi ini.
Advertisement
Sumber: AntaraNews