Sindiran Keras Mahfud MD Soal Demo Berujung Ricuh: Biang Utamanya Pejabat Korup, Benturkan Aparat dengan Rakyat

Pendemo tak bisa disalahkan dan ditindak represif karena menyampaikan aspirasi. Di sisi lain, aparat menabrak Affan hingga meninggal juga harus dikasihani.

Lizsa Egeham
Oleh Lizsa Egeham - Reporter
Sindiran Keras Mahfud MD Soal Demo Berujung Ricuh: Biang Utamanya Pejabat Korup, Benturkan Aparat dengan Rakyat
Sindiran Keras Mahfud MD Soal Demo Berujung Ricuh: Biang Utamanya Pejabat Korup, Benturkan Aparat dengan Rakyat (Merdeka.com)

Mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD meminta semua pihak untuk jernih melihat peristiwa demonstrasi berujung ricuh dan menyebabkan satu pengemudi ojek online (ojol) meninggal dunia bernama Affan Kurniawan.

Menurut dia, pendemo yang marah-marah tak bisa disalahkan dan ditindak represif karena mereka menyampaikan aspirasi.

"Sabar dan jernih dalam melihat peristiwa. Mereka yang demo dan marah-marah tak bisa disalahkan dan ditindak secara represif karena mereka menyampaikan aspirasi dalam penegakan keadilan," kata Mahfud melalui akun Instagramnya @mohmahfudmd, Jumat (29/8).

Di sisi lain, Mahfud menilai peronel aparat barakuda yang menabrak Affan hingga meninggal juga harus dikasihani.

"Personel aparat berbarakuda di lapangan yang kemudian menabrak pendemo juga harus dikasihani. Mereka itu mungkin panik karena terjepit. Jika tidak tegas disalahkan oleh atasan, tetapi jika terlalu tegas berhadapan dengan massa," ujar Mahfud.

Menurut Mahfud, pihak harus disalahkan atas kejadian ini yaitu pejabat-pejabat yang korupsi. Mahfud menyebut mereka sebagai biang utama atas demonstrasi yang berujung kericuhan ini.

"Yang salah adalah pejabat-pejabat korup yang memainkan politik dan ekonomi yang serakahnomics. Itu biang utamanya. Jangan benturkan aparat lapangan dengan rakyat yang menuntut dan menggunakan hak konstitusionalnya," tutur dia.

Tujuh Brimob Diperiksa

Sebelumnya, Kadiv Propam Polri Irjen Abdul Karim menyampaikan, ada sebanyak tujuh anggota Polri yang berada di dalam mobil rantisBrimob lindas ojol hingga tewas saat demonstrasi DPR RI.

"Jadi saat ini perlu saya sampaikan kembali, pelaku sudah diamankan. Pelaku tujuh orang sudah kita lakukan pemeriksaan gabungan dari Propam Mabes dan Brimob Polri," tutur Karim di RSCM, Jakarta Pusat, Kamis (28/8/2025) malam.

Menurutnya, pemeriksaan terhadap tujuh anggota tersebut dilakukan di Markas Brimob Polda Metro Jaya kawasan Kwitang, Jakarta Pusat.

"Jadi sudah diamankan dan dilakukan pemeriksaan. Kendaraan sudah diamankan, sudah ada di Kwitang. Jadi kendaraan dan pelaku tujuh orang dalam pemeriksaan," jelas dia.

Rekomendasi