Data Sementara Dampak Gempa Jawa Barat: 19 Rumah di Karawang Rusak, 1 Rumah Ibadah di Bekasi Terdampak

Sedikitnya 19 rumah warga di Kabupaten Karawang dilaporkan terdampak. Sementara di Kabupaten Bekasi, 1 bangunan rumah ibadah mengalami kerusakan.

Ady Anugrahadi
Oleh Ady Anugrahadi - Reporter
Data Sementara Dampak Gempa Jawa Barat: 19 Rumah di Karawang Rusak, 1 Rumah Ibadah di Bekasi Terdampak
Ilustrasi gempa (unsplash) (@ 2023 merdeka.com)

Gempa bumi magnitudo 4,9 yang mengguncang wilayah Karawang dan Bekasi, Jawa Barat, pada Rabu (20/8) pukul 19.54 WIB menyebabkan sejumlah bangunan rusak.

Menurut data sementara Pusdalops BPBD Jawa Barat hingga pukul 22.20 WIB, sedikitnya 19 rumah warga di Kabupaten Karawang dilaporkan terdampak. Sementara di Kabupaten Bekasi, satu bangunan rumah ibadah juga dilaporkan mengalami kerusakan.

“Dampak di Kabupaten Karawang ada 19 rumah terdampak (masih dalam pendataan dan validasi data). Untuk Kabupaten Bekasi, satu tempat ibadah terdampak,” kata Pranata Humas BPBD Jabar, Hadi Rahmat, dalam keterangan tertulis, Rabu malam.

Kerusakan terdata di beberapa desa, antara lain Kutalanggeng, Parungsari, Wanakerta, dan Mulyajaya di Kecamatan Telukjambe Barat, Karawang. Selain itu, kerusakan juga dilaporkan di Desa Sukabungah, Kecamatan Bojongmangu, Kabupaten Bekasi.

Hadi menegaskan data ini masih bersifat sementara.

“Pendataan masih berlangsung. Informasi ini mengutamakan kecepatan, sehingga data dapat berubah sesuai hasil validasi di lapangan,” ujarnya.

Puskesmas Purwasari Karawang Dipastikan Bukan Rusak Akibat Gempa

Sebelumnya beredar informasi bahwa kerusakan Puskesmas Purwasari di Karawang disebabkan gempa.

Namun, Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, menegaskan kerusakan bangunan tersebut dipicu hujan deras disertai angin kencang yang terjadi sebelum gempa.

“Tersebar video Puskesmas Purwasari yang rusak dan disebut akibat gempa. Setelah dikonfirmasi, ternyata penyebabnya angin kencang yang melanda wilayah tersebut sebelum gempa terjadi,” jelas Abdul dalam keterangannya.

Hal senada disampaikan Staf Pusdalops BPBD Karawang, Irawan. Ia memastikan kerusakan Puskesmas Purwasari bukan akibat guncangan gempa.

“Laporan yang masuk sejak magrib menyebutkan kerusakan terjadi karena hujan deras disertai angin kencang. Bukan karena gempa,” tegasnya.

Rekomendasi