Menteri Pertanian Amran Sulaiman kesal dengan pengerjaan sawah di Kalimantan, yang dilakukan asal-asalan. Mentan Amran bahkan meminta izin pada Presiden Prabowo Subianto, agar membongkar kembali saluran irigasi di sawah tersebut. Ketika sudah dibongkar, saluran irigasi menghasilkan air yang melimpah.
Mentan Amran mengatakan saluran irigasi tersebut sangat bagus, namun sawahnya tidak ada. Mentan Amran menjelaskan, saluran irigasi tersebut dibangun sejak masa orde baru, atau sekitar 50 tahun yang lalu.
"Inilah hebatnya kita. Bahkan ada slogan, biarkan hancur, yang penting sesuai prosedur. Jadi prosedur yang kita panen," kata Mentan Amran.