Viral Rumah di Cimenyan Bandung Diduga Dirusak Ormas, Begini Penjelasan Polisi

Dalam narasinya, rumah itu disebut-sebut dirusak oleh oknum ormas karena permintaan "jatah" dari proyek bor sumur tak dipenuhi.

Aksara Bebey
Oleh Aksara Bebey - Reporter
Viral Rumah di Cimenyan Bandung Diduga Dirusak Ormas, Begini Penjelasan Polisi
Viral Rumah di Cimenyan Bandung Diduga Dirusak Ormas (Merdeka.com/Aksara Bebey)

Sebuah video menayangkan dugaan pengrusakan rumah di Kecamatan Cimenyan, Kabupaten Bandung, beredar di media sosial pada Selasa (8/7). Dalam narasinya, rumah itu disebut-sebut dirusak oleh oknum ormas karena permintaan "jatah" dari proyek bor sumur tak dipenuhi.

Namun saat dikonfirmasi, pihak kepolisian membantah informasi tersebut. Kapolsek Cimenyan Kompol Deni Rusnandar memastikan pelaku bukan bagian dari kelompok ormas, melainkan satu orang berinisial F (32), yang kini diamankan.

"Yang beredar katanya ormas, padahal itu satu orang saja. Bukan, itu orang dalam depresi. Keterangan orang tuanya, dia depresi sejak 3 tahun lalu," ujar Deni saat dihubungi, Rabu (9/7).

Kejadian itu berlangsung sekitar pukul 06.30 WIB. F yang saat itu disebut melintas di depan rumah tetangganya dengan kondisi depresinya yang sedang naik, tiba-tiba melempar batu ke arah jendela hingga pecah.

Serpihan kaca tampak tercecer ke dalam rumah, seperti terlihat di video yang beredar. Beruntung, tidak ada korban luka.

“Kemarin itu enggak ada, cuma orang datang ribut, mungkin sedang naik depresi dilemparin. Enggak ada korban,” kata Deni.

Pelaku Sempat Jadi Anggota Ormas

Terkait dugaan bahwa pelaku anggota ormas yang meminta jatah proyek, Deni menyebut hal itu tidak relevan dengan kejadian sekarang.

Dia membenarkan bahwa sekitar empat tahun lalu, F sempat menjadi bagian dari sebuah ormas dan terlibat dalam persoalan permintaan dana dari pengeboran sumur di rumah warga. Namun sejak saat itu, F sudah tidak lagi aktif di organisasi.

"Ada proyek itu 4 tahun lalu yang bikin sumur rumah, diminta uang. Itu dulu tapi kejadiannya. Memang pada saat itu si terduga anggota ormas pada saat 4 tahun lalu itu," kata dia.

"Kalau sekarang enggak. Udah dikeluarkan udah lama, karena depresi itu,” imbuhnya.

Atas kejadian itu, F telah diamankan di Polsek Cimenyan untuk pemeriksaan lebih lanjut. Polisi juga berencana membawa F ke dokter guna memastikan kondisi kejiwaannya.

“Kita mau coba bawa ke dokter dulu, kesehatannya gimana,” tutur Deni.

Rekomendasi