Kepala BNN Ingatkan Ibu-Ibu Hati-Hati Rawan Dibidik Bandar jadi Kurir Narkoba

Tak hanya menyasar anak muda, bahkan ibu-ibu pun juga dibidik oleh sindikat narkoba internasional.

Ady Anugrahadi
Oleh Ady Anugrahadi - Reporter
Kepala BNN Ingatkan Ibu-Ibu Hati-Hati Rawan Dibidik Bandar jadi Kurir Narkoba
Kepala BNN RI Marthinus Hukom bersama Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifah Fauzi memperlihatkan barang bukti kasus narkoba di Kantor Pusat Bea Cukai, Jakarta Timur, Senin (23/6/2025). (©Merdeka.com/Arie Basuki)

Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) RI Komjen Pol Marthinus Hukom, mengingatkan bahaya narkoba kini mengintai seluruh lapisan masyarakat. Tak hanya menyasar anak muda, bahkan ibu-ibu pun juga dibidik oleh sindikat narkoba internasional.

"Jadi bukan saja pengguna tapi juga ibu-ibu menjadi sasaran target daripada sindikasi narkoba internasional dan mereka digunakan untuk menjadi kurir antar pulau, antar benua termasuk di Indonesia. kata Marthinus dalam peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) di Gedung Sasono Utomo, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur, Kamis (26/6) malam.

Menurutnya, fenomena menjadi peringatan serius bagi moral dan masa depan bangsa. Pasalnya, ibu adalah fondasi moral dan agen utama pendidikan dalam keluarga.

"Karena kalau dibayangkan kalau narkoba sudah menyasar para ibu-ibu bagaimana kita menggantung masa depan generasi muda kita ini. Padahal kita tahu sendiri bahwa ibu-ibu adalah basis pendidikan moral kita. Itu kira-kira sepertinya," ucap dia.

Narkoba Jangan Dianggap Sepele

Marthinus mengajak semua pihak, termasuk aparat, tokoh masyarakat, dan lembaga pendidikan untuk tidak menganggap enteng fenomena ini.

"Jadi saya dan BNN dan saya mengajak semua stakeholder melihat ini sebagai satu problem-problem yang tidak boleh dianggap enteng," ucap dia.

Rekomendasi