11 Jenderal Bintang Tiga Berpotensi Gantikan Kapolri Listyo Sigit, Siapa Paling Mentereng?

Jabatan Jenderal Sigit tersisa 2 tahun lagi, yakni batas usia pensiun Polri adalah 58 tahun.

Henni Rachma Sari
Oleh Henni Rachma Sari - Reporter
11 Jenderal Bintang Tiga Berpotensi Gantikan Kapolri Listyo Sigit, Siapa Paling Mentereng?
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menghadiri acara Promensisko TPPU dan TPPT di Gedung PPATK. (Foto: Humas Polri) (@ 2025 merdeka.com)

Kabar bursa kursi Kapolri kembali berhembus. Tak heran jika melihat usia Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang kini menginjak di 56 tahun.

Diketahui, Kapolri Sigit dilantik Presiden era Joko Widodo (Jokowi) pada 27 Januari 2021 menggantikan Jendeal Idham Aziz. Jenderal Bintang empat lulusan Akpol 1991 ini lahir di Maluku pada 5 Mei 1969.

Jabatan Jenderal Sigit tersisa 2 tahun lagi, yakni batas usia pensiun Polri adalah 58 tahun. Meski demikian, jika ia diganti maka otomatis Jenderal Sigit akan memasuki masa pensiun.

Di Korps Bhayangkara saat ini terdapat 11 Perwira Tinggi (Pati) berpangkat Komisaris Jenderal atau Komjen alias Jenderal Bintang Tiga. Diketahui Jenderal Bintang Tiga Polri berpeluang naik bintang empat jika ditunjuk sebagai pemegang tongkat komando Tribrata 1.

Siapakah mereka? Rekam jejak siapa paling mentereng?

1. Komjen Fadil Imran

Mohammad Fadil Imran lahir 14 Agustus 1968. Mantan Kapolda Metro Jaya ini menjabat sebagai Kabaharkam (Kepala Badan Pemelihara Keamanan Polri). Komjen Fadil merupakan lulusan Akpol 1991 moncer di bidang reserse. Ia juga satu letting dengan Kapolri Sigit.

Ia menjabat Kabaharkam sejak 31 Maret 2023 menggantikan Komjen Arief Sulistyanto. Sejumlah posisi strategis pernah ia emban. Mulai dari Kapolsek Cengkareng, Kapolsek Tanah Abang, kemudian Kapolres Metro Jakarta Barat, Kapolda Jawa Timur dan terakhir adalah Kapolda Metro Jaya sebelum dipercaya menjabat sebagai Kabaharkam.

2. Komjen Wahyu Widada

Akpol lulusan 1991 kini berusia 55 tahun. Teman satu angkatan Jenderal Sigit ini juga lulusan terbaik Akpol alias peraih Adhi Makayasa 1991.

Pria kelahiran Sleman 11 September 1969 ini menjadi aktor di balik suksesnya Listyo Sigit Prabowo melewati proses uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) calon Kapolri tahun 2021 lalu.

Ia dipercaya Sigit sebagai ketua tim naskah untuk fit and proper test calon Kapolri di Komisi III DPR RI. Dengan menyusun makalah berjudul 'Transformasi Menuju Polri yang Presisi, 'Prediktif- Responsibilitas-Transparasi Berkeadilan' yang dibacakan Sigit saat fit and proper test kini telah dikenal sebagai jargon 'Presisi'.

Jabatan terakhirnya adalah Kabareskrim menggantikan Komjen Agus Andrianto di tahun 2023. Sebelumnya ia juga pernah menjabat sebagai Kapolda Gorontalo pada 2019, kemudian Kapolda Aceh tahun 2020, Asisten SDM Kapolri pada 2021 serta Kabaintelkam Polri di tahun 2023.

3. Komjen Dedi Prasetyo

Pria lulusan Akabri 1990 ini menjabat sebagai Irwasum Polri. Komjen Dedi Prasetyo yang lahir di Magetan 26 Juli 1968 ini sebelumnya merupakan Asisten SDM Kapolri.

Ia juga pernah bertugas di divisi Humas yakni Kadiv Humas Polri. Posisinya di bagian Humas terbilang strategis. Saat kasus besar seperti pembunuhan berencana Brigadir J serta tragedi Kanjuruhan, Komjen Dedi menjadi perwajahan Polri di mata publik.

Ia yang selalu mengupdate perkembangan dua kasus besar tersebut. Jabatan strategis lainnya adalah Kapolsek Serpong, Kapolres Kediri Kota, Karo SDM Polda Jawa Tengah serta Wakapolda Kalimantan Tengah di tahun 2017.

Komjen Dedi juga dikenal sebagai polisi berprestasi akademik. Ia berhasil meraih gelar profesor dan tercatat sudah menulis sebanyak 26 buku.

4. Komjen Syahar Diantono

Kabaintelkam Polri ini merupakan lulusan Akpol 1991, satu angkatan dengan Jenderal Sigit. Komjen Syahar berpengalaman di bidang reserse.

Pria kelahiran 28 Juni 2024 ini pengganti Ferdy Sambo yang menjabat Kadiv Propam Polri. Saat itu Ferdy Sambo tersandung pidana pembunuhan berencana.

Karirnya juga terbilang moncer. Ia pernah menjabat sebagai Kapolres Kota Pasuruan tahun 2008, Kapolres Pasuruan tahun 2010, Dirkrimsus Polda Kepri di tahun 2014, Kabagpenum Divhumas Polri tahun 2018, serta Dirtipidter Bareskrim Polri pada 2020 dan Wakabareskrim Polri tahun 2021.

Kepala Operasi (Kaops) Mantap Brata Komisaris Jendral (Komjen) Pol Fadil Imran, Wakil Kepala Operasi (Wakaops) Komjen Pol Imam Widodo dan sejumlah Jenderal Polri datangi Kantor KPU Pusat . (Merdeka.com/Rahmat Baihaqi)
Kepala Operasi (Kaops) Mantap Brata Komisaris Jendral (Komjen) Pol Fadil Imran, Wakil Kepala Operasi (Wakaops) Komjen Pol Imam Widodo dan sejumlah Jenderal Polri datangi Kantor KPU Pusat . (Merdeka.com/Rahmat Baihaqi) @ 2024 merdeka.com

5. Komjen Marthinus Hukom

Akpol lulusan 1991 ini menjabat Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) sejak 8 Desember 2023. Pengalaman di bidang reserse, Komjen Marthinus juga pernah memimpin Densus 88.

Ia menjabat sebagai Kadensus pada 2021. Pria kelahiran 30 Januari 1969 ini juga pernah menjadi salah satu aparat dalam operasi penangkapan teroris Ali Imron, pelaku Bom Bali tahun 2002.

Karir moncernya di Polri terus berkembang dari tahun ke tahun.

6. Komjen RZ Panca Putra Simanjuntak

Pria kelahiran 19 Jauari 1969 ini merupakan Akpol lulusan 1990. Kini, Komjen Panca menjabat tugas sebagai Sekretaris Utama Lembaga Ketahanan Nasional.

Jabatan terakhir Komjen Panca yakni Kapolda Sumatera Utara. Pria yang moncer di bidang reserse ini pernah lolos tes tertulis Capim KPK tahun 2024. Deretan jabatan strategis Komjen Panca yakni, Kapolres Banyumas di 2009, tahun selanjutnya Panca geser menjadi Kapolres Tegal.

Komjen Panca juga pernah menjabat Wadirkrimsus Polda Jateng dan Kalteng di tahun 2013-2017.

Ia juga sempat terpilih sebagai Direktur Penyidikan KPK tahun 2020. Di tahun yang sama, Komjen Panca juga dipromosikan menjabat Kapolda Sulawesi Utara pada 4 Agustus 2020.

7. Komjen Wahyu Hadiningrat

Komjen Wahyu kerap disebut sebagai adik letting Kapolri Sigit. Sebab, ia merupakan lulusan Akpol 1992.

Pria kelahiran Bandung 4 Juni 1970 kini menjabat sebagai Asisten Utama Kapolri bidang Perencanaan dan Anggaran (Astamarena).

Komjen Wahyu berpengalaman di bidang reserse. Sejumlah posisi strategis seperti Kasat, Kanit, Analis juga Kapolres pernah ia emban.

Komjen Wahyu juga pernah menjabat sebagai Direktur Respon Ancaman Deputi Bidang Intelijen Siber BIN tahun 2017. Setahun kemudian, Komjen Wahyu diangkat menjadi Wakapolda Metro Jaya.

Terus moncer hingga tahun 2020 Komjen Wahyu didapuk sebagai Wakabareskrim.

8. Komjen Albertus Rachmad Wibowo

Pria lulusan Akpol 1993 menjabat sebagai Wakil Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) sejak 20 September 2024.

Jabatan terakhir Komjen Albertus yang lahir pada 12 April 1969 ini adalah Kapolda Sumatera Selatan.

9. Komjen Nico Afinta

Komjen Nico Afinta saat ini menjabat sebagai Sekretaris Jenderal Kementerian Hukum sejak 24 September 2024. Ia lulusan Akpol 1992 lahir pada 30 April 1971.

Karir Komjen Nico moncer dibidang reserse. Sejumlah posisi pernah ia duduki, seperti Kapolres Kota Besar Medan, Kapolda Kalimantan Selatan, Kapolda Jawa Timur menggantikan Fadil Imran.

10. Komjen Mohammad Iqbal

Komjen M. Iqbal lahir pada 4 Juli 1970 yang kini menjabat sebagai Sekjen DPD RI sejak 19 Mei 2025.

Jabatan terakhir pria lulusan Akpol 1991 alias satu letting dengan Kapolri Sigit ini adalah Kapolda Riau. Sebelumnya, Komjen M. Iqbal menduduki kursi Kapolda NTB pada 2020. Kadiv Humas Polri pada 2018, Karopenmas DivHumas Polri pada 2017 serta Kapolrestabes Surabaya pada tahun 2016.

Ditarik ke belakang, Komjen M. Iqbal juga pernah menjabat sebagai Kapolres Gresik pada 2009, Kapolres sidoarjo pada 2010, Kepala SPN Lido Polda Metro Jaya pada 2011 serta Kapolres Jakarta Utara pada 2013, juga Kabid Humas Polda Metro Jaya pada 2015.

11. Komjen Tomsi Tohir Balaw

Komjen Tomsi menjabat Sekretaris Jenderal Kemendagri sejak 11 Februari 2025. Ia merupakan Akpol lulusan 1990.

Sebelumnya menjabat Inspektur Jenderal Kemendagri. Saat ini, Komjen Tomsi juga menjabat sebagai Komisaris Bank BJB.

Rekomendasi