Pengakuan sopir angkot jalur Puncak uang kompensasinya disunat pihak Dishub Kota Bogor. Uang kompensasi Rp1 juta, namun mengalami pemotongan hingga Rp 200.000 per orang.
Uang kompensasi ini diberikan kepada sopir angkot yang diliburkan selama periode Lebaran untuk mengurangi kemacetan. Namun, tindakan tersebut malah berujung pada protes karena merasa dirugikan akibat pemotongan.
Baca Juga
VIDEO: Kasad Emosi Tunjukkan Bukti Kejahatan di Lokasi Bencana Sumatera "Ada Orang Sebiadab ini!"
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, langsung marah saat mengetahui tindakan pemotongan tersebut. Dedi Mulyadi menyebut bahwa tindakan tersebut sebagai premanisme.