Usai beberapa hari melakukan kunjungan ke luar negeri, Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi), kembali menerima kunjungan warga. Kali ini giliran politikus sekaligus entrepreneur asal Nigeria, Peter Gregory Obi, yang datang ke Jalan Kutai Utara No 1, Sumber, Solo, Jumat (7/2).
Pertemuan keduanya berlangsung tertutup selama sekitar satu jam. Peter Obi didampingi Duta Besar Indonesia untuk Nigeria, Usra Hendra Harahap.
Kepada awak media, Usra mengatakan, Peter merupakan tokoh dan calon pemimpin di Nigeria yang memiliki banyak pendukung, terutama generasi muda.
"Dia takjub dengan kemajuan Indonesia beberapa tahun terakhir. Pada 2008 Nigeria dinilai lebih maju dari Indonesia. Tapi sekarang ini situasinya sudah berubah," ungkapnya.
Dia melihat saat ini Indonesia berkembang sangat pesat. Sehingga Obi tertarik untuk mempelajari apa yang membuat Indonesia maju pesat. Obi kemudian menemui para eks menteri, eks wapres, dan mantan Presiden Jokowi.
"Kami fasilitasi karena dia mempersiapkan diri sebagai pemimpin di Nigeria. Belajar dari negara lain, salah satunya Indonesia. Begitu dia mempersiapkan diri jadi Presiden Nigeria," jelasnya.
Sementara itu, Jokowi mengemukakan jika dirinya terbuka untuk seluruh tamu yang datang ke rumahnya.
"Ya seperti yqng sering saya sampaikan semua tamu dilayani dengan baik. Baik dari domestik maupun luar," katanya.
Terkait materi pembicaraan, Jokowi mengaku jika Obi banyak menanyakan tentang pengalaman menjadi Wali Kota, Gubernur hingga Presiden.
"Ya bicara mengenai waktu jadi wali kota, waktu jadi gubernur, waktu jadi presiden, itu saja," katanya lagi.
"Beliau kan pernah menjadi calon wapres, pernah menjadi capres di Nigeria. Dan Nigeria itu negara besar, penduduknya 230 juta," sambungnya.
Jokowi menambahkan, pengalaman yang dimilikinya disampaikan semuanya apa adanya.