VIDEO: Anak Bos Prodia Pembunuhan, Akal-akalan Polisi AKBP Bintoro Bikin Kasus Mandek

Kapolres Jaksel mengaku banyak alasan janggal dari AKBP Bintoro ketika ditanya penyidikan kasus tidak kunjung rampung

Angga Yudha Pratomo
Oleh Angga Yudha Pratomo - Reporter
VIDEO: Anak Bos Prodia Pembunuhan, Akal-akalan Polisi AKBP Bintoro Bikin Kasus Mandek
Mantan Kasatreskrim Polres Metro Jaksel, AKBP Bintoro, membantah telah melakukan pemerasan Rp20 miliar dari tersangka kasus pembunuhan, Arif Nugroho, dan menegaskan kesediaannya untuk diperiksa lebih lanjut oleh Propam. (© 2025 Antaranews)

Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Ade Rahmat Idnal mengungkapkan alasan di balik mandeknya pengusutan kasus pembunuhan seorang remaja putri berinisial AP, 16 tahun.

Penyidikan kasus itu dipimpin mantan Kasat Reskrim Polres Jakarta Selatan, AKBP Bintoro dan merilis kasus pembunuhan tersebut pada April 2024 dengan menampilkan dua tersangka ke publik.

Adapun para tersangka, yakni Muhammad Bayu Hartanto dan Arif Nugroho, yang disebut-sebut sebagai anak bos Prodia. Mereka belakangan menyebut AKBP Bintoro memeras hingga Rp20 miliar untuk lolos dari kasus ini.

Namun setelah dirilis, penyidikan kasus tersebut tidak kunjung rampung dan diserahkan ke Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan.

Kapolres Jaksel mengaku banyak alasan janggal dari AKBP Bintoro ketika ditanya penyidikan kasus tidak kunjung rampung. Bintoro kerap mengaku bahwa berkas tidak lengkap dan dikembalikan ke penyidik alias P19.

Alhasil kasus itu mandek selama kurang lebih sembilan bulan di tangan kepolisian tanpa alasan jelas.

Kasus AKBP Bintoro meninggalkan kasus itu begitu dipindah tugaskan ke Polda Metro Jaya sebagai penyidik Madya 6 Ditreskrimsus Polda Metro Jaya. Posisinya digantikan Kasat Reskrim Polres Jaksel digantikan AKBP Gogo Galesung.

Rekomendasi