Gempa Bantul, 11 Perjalanan KA di Semarang Alami Keterlambatan Karena Sempat Disetop

PT KAI Daop 4 Semarang mengatakan sejumlah perjalanan kereta api di wilayahnya sempat dihentikan sementara saat terjadi gempa M 6,4 yang berpusat di perairan barat daya Bantul, DIY, untuk menjamin amannya perjalanan KA.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Gempa Bantul, 11 Perjalanan KA di Semarang Alami Keterlambatan Karena Sempat Disetop
Kereta api. Istimewa

PT KAI Daop 4 Semarang mengatakan sejumlah perjalanan kereta api di wilayahnya sempat dihentikan sementara saat terjadi gempa M 6,4 yang berpusat di perairan barat daya Bantul, DIY. Dampak penghentian tersebut, 11 kereta daop 4 mengalami keterlambatan.

"KA di wilayah pengendalian Daop 4 Semarang diinstruksikan berhenti luar biasa pada jam 20.12 wib. Andil waktu kelambatan KA akibat gempa, 11 KA diberhentikan luar biasa. Contoh ka 85 (brawijaya) andil lambat 5 menit. Guna memastikan perjalanan kereta aman," kata Manajer Humas KAI Daop 4 Semarang Ixfan Hendri Wintoko, Jumat (30/6).

Cakupan getaran gempa yang terjadi pukul 19.57 WIB cukup luas. Koordinasi dilakukan dengan Awak Sarana Perkeretaapian (ASP) untuk pengaturan perjalanan KA di lintas wilayah Daop 4 Semarang. Hal itu dilakukan untuk menjamin keamanan perjalanan kereta karena gempa terasa hingga ke berbagai wilayah di Jawa.

"Jam 20.13 WIB, ASP melaporkan sudah tidak terasa gempa. Jam 20.25 WIB unit jalan rel dan jembatan menyatakan aman, KA dapat melanjutkan perjalanan," ungkapnya.

Berikut daftar kereta api yang sempat mengalami gangguan perjalanan atau berhenti sementara dampak gempa:

1. KA 58 (Brawijaya) andil (mengalami keterlambatan) 5 menit

2. KA 165 (Kamandaka) 5 menit

3. KA 107 (Jayabaya) 4 menit

4. KA 199f (Kaligung) 4 menit

5. KA 129 (Gumarang) 9 menit

6. KA 12 (Argo Sindoro) 10 menit

7. KA 2522 (Limaspriuk Cargo) 5 menit

8. KA 228 (Blora Jaya) 5 menit

9. KA 2520 andil 10 menit

10. KA 112 (Brantas) 9 menit

11. KA125 (Harina) 3 menit

Rekomendasi