Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Nagan Raya, Aceh, telah terjadi sejak lebih dari sepekan lalu dan belum berhasil dipadamkan. Total lahan yang terbakar sejak Senin (12/6) mencapai 13,5 hektare.
Petugas gabungan masih berjibaku memadamkan api di dua titik tersisa. Titik pertama di Gampong Kaye Unoe, Kecamatan Darul Makmur, seluas 6,5 hektar lebih lahan terbakar. Menurut Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) karhutla di sana baru mampu tertangani 75 persen.
Satu titik lain ada di Gampong Sumber Bakti. Api menghanguskan 3 hektare lebih lahan. Kebakaran ini hampir berhasil dipadamkan.
"Petugas masih berusaha memadamkan api hingga kini di Gampong Kaye Unoe dan Sumber Bakti," kata Kepala Pelaksana BPBA Ilyas, Selasa (20/6).
Advertisement
Karhutla juga terjadi pada dua kecamatan di Nagan Raya, yakni Kecamatan Darul Makmur dan Kuala. Di Kuala, dua titik api berada di Gampong Lawa Batu dan Alue Ie Mameh. Pada dua lokasi ini api telah berhasil dipadamkan.
Menurut Ilyas, petugas gabungan yang dikerahkan ke lokasi kejadian mengalami kendala lantaran lahan yang terbakar adalah lahan gambut. Meski sembilan pompa air dibawa ke lokasi, api tetap saja menjalar cepat.
"Kemudian di lokasi juga terbatas sumber air dan angin berembus kencang," ujarnya.
Sementara, Penjabat Bupati Nagan Raya Fitriany Farhas telah meninjau langsung lokasi kebakaran lahan tersebut pada Minggu (18/6). Di sana dia menyemangati petugas yang sedang berjibaku memadamkan api. Selain itu, Fitriany menyampaikan bakal mengeluarkan surat imbauan supaya dilaksanakan doa bersama dan salat meminta hujan.
"Semoga saja musibah seperti ini tidak terjadi lagi di Kabupaten Nagan Raya," ujarnya.