Kapendam Cendrawasih Pastikan Hoaks Kabar 16 Prajurit TNI Tewas di Papua

Dalam berita hoaks kali ini, lanjut Herman, KST menarasikan jumlah prajurit TNI dari Kopassus yang meninggal 16 orang.

Richard Jakson Mayor
Oleh Richard Jakson Mayor - Reporter
Kapendam Cendrawasih Pastikan Hoaks Kabar 16 Prajurit TNI Tewas di Papua
foto senjata dan amunisi disebut KST milik prajurit TNI tewas. ©2023 Merdeka.com

Kapendam XVII/Cenderawasih Kolonel Kav Herman Taryaman menegaskan beredar foto senjata dan amunisi ada hoaks. Foto-foto tersebut diedarkan dan diklaim oleh Kelompok Separatis dan Teroris (KST) dengan narasi pemilik senjata dan amunisi adalah Prajurit TNI AD satuan Satgas Yonif R 321/GT yang tewas di Mugi-mam Kabupaten Nduga, (15/4)

"Bahwa kita ketahui bersama, gerombolan KST kerap menyampaikan dan menyebar berbagai narasi yang berisikan pemberitaan bohong atau hoaks dan kali ini kembali menyebar foto-foto senjata, amunisi serta seseorang yang menjadi korban KST yang diklaim hasil penyerangan terhadap prajurit TNI," kata Kapendam saat dikonfirmasi, Kamis (4/5).

Dalam berita hoaks kali ini, lanjut Herman, KST menarasikan jumlah prajurit TNI dari Kopassus yang meninggal 16 orang.

Padahal, sesuai data kami yang meninggal 5 orang dari Satgas Yonif R 321/GT. "Untuk itu, agar tidak terjadi kesimpangsiuran, maka kita perlu identifikasi terlebih dahulu agar bisa dipastikan itu benar atau tidak," ungkapnya.

Rekomendasi